SEMUA BENTUK PELAYANAN DI DINAS SOSIAL DIY TIDAK DIPUNGUT BIAYA-MEMBANTU MASYARAKAT ADALAH KEPUASAN KAMI-HOTLINE BANSOS COVID-19-WA : 0812 2683 9099-Email: dissosdiy.bansoscovid19@jogjaprov.go.id

SARASEHAN WAWASAN KEBANGSAAN

(Last Updated On: 3 Januari 2013)

17-11-2011
Yogyakarta (11/2011) —- Sarasehan Wawasan Kebangsaan dengan tema “Generasi milenium dalam terpaan disintegrasi bangsa dan pluralisme” sebagai rangkaian kegiatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional dan Hari Pahlawan diselenggarakan hari Rabu 9 November 2011 bertempat di Jogja National Museum.

13

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Prof. DR. Goenawan Somodiningrat bertindak sebagai pembicara dengan moderator Norma Sari, SH, M.Hum. Sarasehan ini diikuti oleh generasi muda dan Karang Taruna di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Menurut Prof. DR. Goenawan Somodiningrat persoalan yang dihadapi hampir semua bangsa di dunia adalah masalah pengangguran, kemiskinan dan kesenjangan. Bangsa Indonesia memiliki karakter masyarakat yang berbeda dari Sabang sampai Merauke namun memiliki tujuan yang sama yaitu kesejahteraan. Sedangkan menurut Sri Sultan Hamengku Buwono X, keberagaman yang dimiliki bangsa Indonesia bisa merupakan kelemahan sekaligus sebagai potensi. Akan tetapi kelemahan tersebut hendaknya jangan dipertanyakan lagi ,tetapi potensi yang menjadi kekuatan sebuah bangsalah yang perlu didukung, didorong dan dikembangkan.

Lebih lanjut lagi Sri Sultan mengatakan bahwa tantangan bagi generasi muda di era milenium ini adalah mempersatukan bangsa agar tidak terjadi disintegrasi. Generasi muda dituntut untuk meningkatkan daya saing serta menghargai kebhinekaan karena tantangan ke depan sangat berbeda dari tantangan yang dihadapi oleh para pendahulu bangsa.(dk)

(Sumber : Seksi Kepahlawanan Keperintisan Kejuangan dan Kesetiakawanan Sosial)

0 0 vote
Rating Artikel
Subscribe
Notify of
guest
0 Diskusi
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar