SEMUA BENTUK PELAYANAN DI DINAS SOSIAL DIY TIDAK DIPUNGUT BIAYA-MEMBANTU MASYARAKAT ADALAH KEPUASAN KAMI

FESTIVAL KARANG KEMUNING DESA BROSOT KEMBALI DIGELAR

(Last Updated On: 16 November 2018)

Festival Karang Kemuning Desa Brosot Kembali Digelar

“Kenalkan Potensi Lokal Melalui Karang Taruna”

Karang Taruna Tunas Karang Kemuning yang sukses meraih juara 2 sebagai Karang Taruna Berprestasi se-Daerah Istimewa Yogyakarta tahun 2018 semakin eksis di masyarakat. Para pemuda Desa Brosot yang tergabung dalam Karang Taruna Tunas Karang Kemuning mempunyai semangat yang luar biasa dalam melaksanakan setiap program kerja yang telah direncanakan. Tahun ini Karang Taruna Tunas Karang Kemuning kembali melaksanakan program kerja rutin tahunan yaitu “Festival Karang Kemuning” yang sudah berlangsung sejak tahun 2017.

Festival Karang Kemuning #2 ini dibuka langsung oleh Bapak Suparmin, MPSSp selaku perwakilan dari Dinas Sosial DIY selain itu dihadiri oleh, Dinas Sosial Kabupaten Kulon Progo, Ketua Karang Taruna Kabupaten Kulon Progo, Camat Galur, dan Pemerintah Desa Brosot. Tahun ini, “Festival Karang Kemuning ke-2” atau biasa disebut FKK #2 bertemakan “Brosot Era 90’an”. FKK #2 ini diadakan dari tanggal 20 sampai 22 Juli 2018 bertempat di Lapangan Pendopo Brosot. Bentuk kegiatannya antara lain pertunjukan kesenian yang disajikan oleh 30 kelompok seni dari masing-masing dusun di Desa Brosot, bazaar dan pameran potensi desa dari setiap dusun, senam masal gratis, fun bike yang diikuti lebih dari 750 peserta, dan juga Karang Kemuning Peduli (KKP) / program social kemanusiaan. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bukti kepedulian terhadap perkembangan dan kemajuan potensi lokal yang ada di Desa Brosot, sebagai wadah masyarakat untuk berkreativitas, serta sebagai bentuk kepedulian sosial.

FKK #2 ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Dengan demikian, potensi yang ada tidak akan luntur seiring berkembangnya zaman. Dalam kegiatan ini, sekolah-sekolah yang ada di sekitar Brosot juga kita himbau agar bisa datang dalam FKK #2. Dengan begitu diharapkan anak-anak juga lebih memahami dan mengetahui potensi apa saja yang ada di wilayahnya. Selain itu harapannya siswa dapat melestarian dan pengembangan potensi yang ada. Fun bike dan Senam masal juga dapat memberikan nilai tambah khususnya dalam hal peningkatan kualitas kesehatan jasmani masyarakat serta dapat meningkatkan kepedulian akan alam. Adanya Karang Kemuning Peduli (KKP) dapat membentuk rasa kemanusiaan antara sesama manusia. Ungkap Satria Prakassiwi selaku ketua Karang Taruna Tunas Karang Kemuning.

Kegiatan FKK #2 ini mendapat dukungan penuh dari seluruh masyarakat Desa Brosot, termasuk 10 UKKT yang ada di 10 pedukuhan Desa Brosot, Ibu-ibu PKK, dan Pemerintah Desa Brosot. Sebagai pemuncak acara FKK #2, “OM WAWES” akan tampil membawakan lagu-lagunya. Dihadirkannya “OM WAWES” dalam FKK #2 ini sebagai salah satu daya tarik pengunjung sehingga Desa Brosot akan semakin dikenal dalam masyarakat luas. (Siwi-TKK)

0 0 votes
Rating Artikel
Subscribe
Notify of
guest
0 Diskusi
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar