SEMUA BENTUK PELAYANAN DI DINAS SOSIAL DIY TIDAK DIPUNGUT BIAYA-MEMBANTU MASYARAKAT ADALAH KEPUASAN KAMI

TKSK DIY PERINGATI HUT ke-13 DENGAN BAKTI SOSIAL

(Last Updated On: 12 October 2022)

Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) DIY memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-13, Selasa (11/10/2022).

Berbagai rangkaian kegiatan diselenggarakan dalam perayaan HUT yang dipusatkan Pendopo Kalurahan Wukirsari, Kapanewon Imogiri. 

Kabid Pemberdayaan Sosial, Dinas Sosial DIY Junaedi, yang hadir mewakili Kepala Dinsos DIY, menjelaskan perayaan HUT ke-13 TKSK mengusung tema ‘Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat Bersama TKSK’.

Beberapa kegiatan yang dilakukan seperti memberikan bantuan 200 paket sembako, pemeriksaan kesehatan, donor darah dan pemberian bantuan stimulan rehan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada keluarga miskin di Kalurahan Wukirsari.  

Junaedi menyatakan, banyak sekali dari fungsi TKSK dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial di antaranya yaitu koordinasi, fasilitasi dan fungsi administrasi. 

“Keberadaan TKSK ditugaskan membantu penyelenggaraan kesejahteraan sosial di wilayah dampingannya. Di usia yang ke-13 , TKSK sudah banyak berkontribusi membantu masyarakat miskin dalam urusan penyelenggaraan kesejahteraan sosial,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, pembangunan bidang kesejahteraan sosial sebagaimana pula pembangunan secara umum tidak mungkin bila hanya dilaksanakan oleh pemerintah saja. Pembangunan harus dilakukan secara sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha. 

“Dengan demikian dapat mengurangi secara signifikan peran-peran dominan pemerintah,” imbuhnya. 

Harjiman selaku Ketua Panitia Pelaksana HUT ke-13 TKSK sekaligus Koordinator TKSK Kabupaten Bantul menyatakan bahwa rangkaian kegiatan HUT sudah dimulai sejak kemarin, yakni baksos di Gunungkidul seperti senam massal, pengobatan gratis, tebus paket sembako.

“Di hari ini ada 200 paket sembako yang akan diberikan masing-masing kapanewon di kabupaten Bantul. Khusus di Imogiri ada 40 paket. Dan untuk RTLH, ada 3 rumah yang kita berikan bantuan untuk bedah rumah. Kita juga tampilkan usaha ekonomi produktif binaan TKSK,” katanya. 

Terkait dengan anggaran kegiatan HUT, ia menyatakan bahwa itu murni iuran dari anggota TKSK dan donatur. 

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa TKSK memiliki tupoksi membantu Kemensos, Dinsos provinsi dan kabupaten/kota menangani permasalahan kesejahteraan Sosial.

Misalnya lansia terlantar, disabilitas, anak terlantar, termasuk rumah tidak layak huni, anak dengan permasalahan hukum, pendampingan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Begitu ada masalah sosial, kita langsung terjun ke lokasi, kita memfasilitasinya. Misal ada yang menjadi korban kekerasan,  kita antarkan untuk visum, pendampingan hukum secara gratis sampai persidangan,” urainya.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Bantul, Didik Warsito berharap di usia yang semakin matang ini TKSK semakin solid dan terus bersinergi dengan pemerintah untuk menuntaskan permasalahan-permasalahan kesejahteraan sosial yang ada di masyarakat, meringankan beban masyarakat yang membutuhkan. 

Menurutnya, untuk menuntaskan permasalahan sosial yang ada di masyarakat, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, karena memiliki keterbatasan. 

“Maka diperlukan gotong royong dari berbagai pihak untuk berkolaborasi bersama pemerintah sehingga dapat mempercepat menuntaskan permasalahan masyarakat untuk mewujudkan kesejahteraan dan keadilan,” tandasnya. (nto)


Artikel ini telah tayang di TribunJogja.com dengan judul TKSK DIY Peringati HUT ke-13 dengan Bakti Sosial, https://jogja.tribunnews.com/2022/10/11/tksk-diy-peringati-hut-ke-13-dengan-bakti-sosial#google_vignette.
Penulis: Santo Ari | Editor: Kurniatul Hidayah