SEMUA BENTUK PELAYANAN DI DINAS SOSIAL DIY TIDAK DIPUNGUT BIAYA-MEMBANTU MASYARAKAT ADALAH KEPUASAN KAMI

ZIARAH WISATA BERSAMA KARANG TARUNA: MANFAAT PENANAMAN NILAI-NILAI KEPAHLAWANAN PADA GENERASI MUDA

(Last Updated On: 13 Maret 2021)

Seperti kita ketahui bahwa tanggal 10 November diperingati sebagai hari Pahlawan, pada tanggal tersebut Dinas Sosial DIY melalui Seksi Kepahlawanan, Keperintisan, Kesetiakawaanan, Dan Restorasi Sosial mengadakan apel kehormatan dan renungan suci di Taman Makam Pahlawan Nasional Kusumanegara Yogyakarta. Kegiatan tersebut tentunya untuk mengingatkan kita kembali pada pahlawan-pahlawan yang telah gugur mendahului kita. Namun kegiatan penanaman nilai-nilai kepahlawanan DInas Sosial DIY tidak hanya itu saja, kegiatan lain dan telah dilaksanakan adalah ziarah wisata pengenalan nilai-nilai kepahlawanan. Kegiatan dilakukan untuk kedua kalinya di tahun 2021 ini yaitu pada tanggal 22 Februari dengan menyasar 30 orang Karang Taruna Kapanewon Banguntapan, Bantul.

Karang taruna dipilih sebagai peserta dengan harapan nantinya mereka dapat menularkan informasi dan materi yang didapat dari narasumber sarasehan penanaman nilai-nilai kepahlawanan pada generasi muda disekitar mereka. KH. Muh Jazir, ASP dari Pusat Studi Pancasila UGM mengatakan bahwa dengan mengenalkan nilai-nilai kepahlawanan pada anak, maka akan terdapat beberapa manfaat, yaitu Antara lain:

  1. Anak akan lebih giat belajar

Dengan memperkenalkan para pahlawan dan menjelaskan perjuangannya pada anak, kita dapat menumbuhkan kebutuhan belajar anak sejak dini. Kebutuhan belajar yang tinggi yang dimiliki ini, akan menjadi bekal penting untuk anak. Kita bisa menceritakan bagaimana tokoh-tokoh yang memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia harus giat belajar terlebih dahulu. Misalnya belajar menguasai bahasa asing untuk dapat berdiplomasi dengan baik, seperti Agus Salim. Atau gemar membaca buku agar wawasannya luas seperti Ibu Kartini atau Presiden Soekarno, dan banyak lagi.

  • Memahami pentingnya persatuan

Jelaskan pada anak, para pahlawan berasal dari berbagai wilayah dan pulau yang berbeda di seluruh penjuru Indonesia. Tentu saja, bahasa yang mereka biasa gunakan juga berbeda-beda. Tapi mereka mau bekerjasama dan saat bertemu menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional. Ini tentu saja karena mereka semua memiliki semangat persatuan yang sama, yaitu mewujudkan Indonesia merdeka. Dengan begitu, mengenalkan pahlawan akan menumbuhkan sikap bijak dan memiliki jiwa besar pada diri anak. Kemampuan dapat menerima segala hal dari luar dan menyelesaikan persoalannya dengan tepat.

  • Mengakui keberagaman

Kita tahu para pahlawan memiliki beragam latar pendidikan, suku, agama, kemampuan, dan berbagai perbedaan. Meskipun begitu, tidak membuat mereka menonjolkan diri sendiri. Mereka semua lebih mengutamakan kemaslahatan bersama. Kemerdekaan bagi seluruh rakyat Indonesia. Di sinilah anak-anak akan belajar bagaimana suatu masyarakat dapat mencapai cita-cita dengan baik melalui keutuhan bersama dalam bingkai keberagaman. Perbedaan bukan untuk dipermasalahkan dalam mencapai tujuan bersama.

  • Mencintai bangsa sendiri

Memperkenalkan sosok serta perjuangan pahlawan juga dapat menumbuhkan sikap cinta tanah air. Anak-anak bisa menjadikan pahlawan teladan untuk merawat bangsa sendiri dan menggerakkan keinginan untuk memberikan kontribusi seperti apa yang dilakukan para pahlawan. Jangan lupa, kita sebagai orang dewasa juga perlu terus memberikan contoh pada anak bagaimana dapat mencintai bangsa sendiri. Termasuk memberikan pengarahan dan pendampingan yang tepat agar anak dapat mengekspresikan rasa cintanya dengan cara-cara yang baik melalui diskusi yang disesuaikan dengan usia anak.

Penulis: Heru Cahyo, S.Tr.Sos

Penyuluh Sosial Bidang Pemberdayaan Sosial

0 0 votes
Rating Artikel
Subscribe
Notify of
guest
0 Diskusi
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar