SEMUA BENTUK PELAYANAN DI DINAS SOSIAL DIY TIDAK DIPUNGUT BIAYA-MEMBANTU MASYARAKAT ADALAH KEPUASAN KAMI-HOTLINE BANSOS COVID-19-WA : 0812 2683 9099-Email: dissosdiy.bansoscovid19@jogjaprov.go.id

Sosialisasi PKSA Provinsi DIY Tahun 2012

(Last Updated On: 4 Januari 2013)

PKSA2Yogyakarta (25/04/2012) – Berbagai permasalahan anak semakin hari semakin meningkat, hal ini bisa kita lihat dari berbagai media cetak maupun elektronik yang menceritakan kasus-kasus yang berhubungan dengan anak. Maraknya permasalahan anak ini merupakan tugas besar yang harus dihadapi Negara saat ini.

Berdasarkan Instruksi Presiden No. 1 Tahun 2010 tentang percepatan Pelaksanaan Prioritas Pembangunan Nasional, diperlukan penyempurnaan program bantuan sosial berbasis keluarga khususnya bidang rehabilitasi dan perlindungan sosial bagi anak dan balita terlantar (AB), anak dengan kecacatan (ADK), anak berhadapan dengan hukum (ABH) dan anak yang membutuhkan perlindungan khusus (AMPK) yang dilayani, dilindungi dan direhabilitasi di dalam dan di luar panti sosial.

Hal tersebut ditegaskan kembali pada Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2010 tentang program pembangunan yang berkeadilan, ditetapkan Program Kesejahteraan Sosial Anak (PKSA) sebagai program prioritas Nasional, meliputi semua permasalahan anak.

PKSA merupakan program prioritas nasional yang berbasis keluarga. Upaya tersebut dilakukan baik pemerintah pusat, pemerintah daerah dan masyarakat guna memenuhi kebutuhan dasar anak. Ada empat hal kebutuhan dasar yang harus dipenuhi, yakni investasi pemenuhan kebutuhan dasar, aksesibilitas, penguatan tangung jawab orang tua serta penguatan lembaga kesejahteraan sosial anak

 Pelaksanaan PKSA akan dilaksanakan secara bertahap melalui mekanisme desentralisasi dengan tujuan setiap pemda dapat mengelola PKSA secara mandiri. Hal itu sangat positif dengan harapan, penerima bantuan berusaha merubah sikap dan berperilaku ke arah yang lebih baik.  Bagi anak jalanan melalui PKSA diharapkan tidak ada lagi anak kembali ke jalan. Melainkan kembali ke keluarga, ke sekolah dan mendapatkan akses pelayanan sosial.

Demikian materi yang disampaikan Staf Ahli Bidang Integrasi Sosial  Kementerian Sosial RI, Makmur Sunusi Ph.D dalam acara Sosialisasi PKSA tahun 2012 yang berlangsung selama 2 hari (23 – 24 April 2012) di Hotel Sahid Raya Yogyakarta. Acara Sosialisasi ini dihadiri oleh 30 peserta dari unsur instansi pemerintah, LKSA serta pendamping dengan menghadirkan narasumber dari Kemensos RI, Bapeda DIY, B2P2KS serta LKSA.

Pada tahun 2012 ini Provinsi DIY melaksanakan PKSA Terpadu dengan jumlah sasaran 400 anak yang berasal dari APBN serta 300 anak dari APBD dan sekitar 900-an anak dari dana APBN yang diluncurkan ke beberapa LKSA. ( Sumber : Seksi Perlindungan Anak )

0 0 vote
Rating Artikel
Subscribe
Notify of
guest
0 Diskusi
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar