SEMUA BENTUK PELAYANAN DI DINAS SOSIAL DIY TIDAK DIPUNGUT BIAYA-MEMBANTU MASYARAKAT ADALAH KEPUASAN KAMI

SOSIALISASI DIREKTORAT PERLINDUNGAN SOSIAL KORBAN BENCANA SOSIAL PROGRAM PERLINDUNGAN DAN JAMINAN SOSIAL

(Last Updated On: 16 November 2018)

Yogyakarta (31/03/2017). “Jogja damai dan Jogja akan tetap damai. Perdamaian akan terwujud apabila ada komitmen bersama. Komitmen ini akan terpelihara bila terstruktur dan melembaga. Suasana damai harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari”, demikian kalimat pembuka dari Kepala Dinas Sosial DIY, Drs. Untung Sukaryadi MM dalam pembukaan Sosialisasi Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial Program Perlindungan dan Jaminan Sosial di Hotel Jayakarta Yogyakarta.

Tiga puluh orang peserta dari Instansi Kabupaten / Kota se Daerah Istimewa Yogyakarta, FK Tenaga Pelopor Perdamaian DIY/Kabupaten dan Kota dan FK Tagana DIY/Kabupaten/Kota mengikuti pembukaan Sosialisasi Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial Program Perlindungan dan Jaminan Sosial di Hotel Jayakarta Yogyakarta.

Kepala Bidang Banjamsos, Drs. Suryana, M.Si dalam laporan penyelenggaraan menyampaikan bahwa “Pencegahan bencana sosial di lingkungan masyarakat dapat dilakukan jika mekanisme lokal yang tumbuh dan berkembang secara tradisional mampu menjadi penyangga dalam mencegah, menangani dan mengantisipasi bencana sosial”.

Masih kata Drs. Suryana, M.Si, “Salah satu mekanisme lokal yang saat ini masih dapat diandalkan adalah kearifan lokal yang meliputi pengetahuan lokal, budaya lokal, nilai lokal, tradisi lokal, kelembagaan lokal, sumber daya lokal, kepemimpinan lokal, teknologi lokal dan proses sosial yang tumbuh di tingkat lokal. Berbagai unsur tersebut kini makin meredup peranannya seiring dengan pengaruh perubahan global yang semakin cepat. Akibatnya identitas lokal terancam kepunahan”.

Kegiatan ini terencana dengan baik oleh Seksi Bantuan Sosial Korban Bencana Dinas Sosial DIY yang dikomandani oleh Sigit Alfianto, SE, MM. Dilaksanakan selama 3 hari dari tanggal 29 dan direncanakan akan berakhir pada tanggal 31 Maret 2017. Di ruangan yang sangat representatif Hotel Jayakarta Jl. Solo, diharapkan kegiaan ini dapat memberikan kenyamanan peserta dalam konsep “mrajakke”, sehingga akan diperoleh hasil terbaik dalam upaya peyelenggaraan penanggulangan bencana sosial di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.

Hadir dalam acara pembukaan adalah Kepala Dinas dari Instansi Sosial Kabupaten / Kota di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai mitra kerja Dinas Sosial DIY. Sedangkan narasumber yang akan meramu  materi berasal dari Dinas Sosial DIY, Direktorat PSKBS Kementerian Sosial RI, BBPPKS DIY, Polda DIY, Korem 071/PMK. Dan BINDA DIY. Komposisi narasumber ini menunjukkan keseriusan panitia untuk kesuksesan acara dan pencapain tujuan kegiatan yang terbaik.

Drs. Untung Sukaryadi, MM dalam sambutan dan pembukaan acara berharap akan terbentuk Brigade Subuh sebagai wujud nyata peran tenaga pelapor perdamaian. Kepala Dinas mencontohkan peran yang dapat dilakukan brigade subuh ini adalah memberikan pembelajaran kepada anak-anak setelah melaksanakan Shollat subuh. Manfaat dari kerja nyata yang memberikan kegiatan positif pencegahan aktivitas kurang bermanfaat setelah subuh dan antisipasi klitih. Tagasos (Taruna Siaga Bencana Sosial), juga disampaikan oleh Kepala Dinas Sosial untuk memudahkan penyebutan Tenaga Pelopor Perdamaian. Setidaknya menjadi adik dan saudara kandung Tagana (Taruna Siaga Bencana – Alam) yang telah terlahir duluan.

Pembentukan Tenaga Pelopor Perdamaian yang nantinya akan akrab disebut dengan Tagasos ini adalah sebuah upaya nyata menghimpun mereka yang memiliki hati bersih untuk menebar benih benih damai dimuka bumi. Semoga. (wieb’2017)

0 0 votes
Rating Artikel
Subscribe
Notify of
guest
0 Diskusi
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar