SEMUA BENTUK PELAYANAN DI DINAS SOSIAL DIY TIDAK DIPUNGUT BIAYA-MEMBANTU MASYARAKAT ADALAH KEPUASAN KAMI-HOTLINE BANSOS COVID-19-WA : 0812 2683 9099-Email: dissosdiy.bansoscovid19@jogjaprov.go.id

RAT KPRI JASA DISSOS DIY DI MASA TANGGAP DARURAT

(Last Updated On: 13 Agustus 2020)

Yogyakarta (12/08/2020), dinsosjogjaprov.go.id – Dilihat dari tingkat likuiditas, provitabilitas maupun solvabilitas Koperasi “JASA” Dinas Sosial DIY yang saat ini memiki jumlah anggota sebanyak 171 orang dapat dikatakan sangat terjaga dengan baik. Jumlah aset Koperasi saat ini tercatat 1,5 milyar. Suku bunga kredit ditetapkan 1 persen tetap per bulan.
Demikian disampaikan oleh Tri Wibowo dalam kesimpuannya ketika memandu acara RAT Koperasi Jasa Dissos DIY di Ruang Aula Timur, Dinas Sosial DIY Jl. Janti, Banguntapan, Yogyakarta, Rabu (12/08/2020).
Tri Wibowo yang juga menjabat sebagai sekretaris Koperasi Jasa menyatakan bahwa likuiditas adalah tingkat kemampuan suatu koperasi untuk melunasi atau membayar semua kewajibannya atau hutang-hutangnya.

Berdasarkan hasil perhitungan yg dilakukan oleh Dinas Koperasi, UMKM dan Nakertrans Kota Yogyakarta terhadap semua komponen penilaian (permodalan, kualitas aktiva, manajemen, efisiensi, likuiditas, kemandirian dan jatidiri), diperoleh skor secara keseluruhan dari Koperasi JASA Dinsos DIY sebanyak 82,2 poin.
“Ini artinya bahwa Koperasi Jasa pada periode tutup buku 31 Desember 2019 masuk dalam Predikat SEHAT”,
kata Tri Wibowo.

Ditambahkan pula bahwa pada tutup buku saat ini terdapat peningkatan poin atau nilai dibandingkan dengan nilai tutup buku pada periode sebelumnya (81,9), yaitu sekitar 0,3 poin.

Sementara itu, Nuryuwono, Ketua Koperasi Jasa dalam laporannya menyebutkan bahwa pelaksanaan RAT Koperasi Jasa Tutup Buku 2019 semula akan dilaksanakan pada tanggal 26 Maret 2020, namun tidak bisa terlaksana karena adanya pandemi Corona Virus 2019 (Covid-19).
“Kami atas nama pengurus mohon maaf baru bisa melaksanakan RAT pada hari ini, Rabu, 12 Agustus 2020 secara Virtual atau daring melalui aplikasi Zoom Meeting karena adanya pandemi Covid-19”, ungkap Nuryuwono.
“Dari jumlah anggota 171 orang, laki-laki 83 orang, perempuan 78 orang, yang pada kesempatan ini ikut aktif dalam pertemuan Virtual RAT tercatat sebantak 160 orang. Ini menunjukkan adanya respon dan partisipasi yang sangat baik dan luar biasa dari para anggota”, terangnya.

Selain diikuti oleh para anggota yang masih aktif berdinas, RAT juga diikuti oleh para purna tugas, antara lain : Atmaji Widi Susilo, Pramujaya Hadi Prayitno, Endang Iriyanti dan Seno Atmodjo.

Sementara itu, untuk tamu undangan yang juga berkenan hadir secara Virtual, yaitu : Ki Bambang Widodo, (Dekopin Kota Yogyakarta), Soeyatno, (PKPRI Kota Yogyakarta, serta Sunu Wibowo (Dinas Koperasi, UMKM dan Nakertrans Kota Yogyakarta)

Selanjutnya, dalam Laporan Pengawas Koperasi Jasa yang diwakili oleh Ketua Pengawas, Sri Harjanta, disebutkan berdasarkan hasil pemeriksaan, melalui teknik penelusuran, pengecekan, tanya jawab, membandingkan serta analisa, dapat disimpulkan bahwa dalam pengelolaan koperasi pengurus telah memfungsikan manajerial serta memperhatikan asas dan prinsip-prinsip koperasi.
“Secara manajemen organisasi, pengurus dalam mengelola, mengembangkan dan mendayagunakan koperasi dengan cukup baik sesuai asas dan prinsip-prinsip koperasi, namun masih perlu ditingkatkan terutama dalam membuat inovasi dan terobosam program-rogram baru”, tegasnya.

Pelaksanaan RAT berlangsung mulai pukul 09.00 sampai dengan 12.30 WIB dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Sosial DIY, Endang Patmintarsih, Dlm sambutan Pengarahannya Kepala Dinas berharap agar Koperasi Jasa mulai memikirkan adanya kaderisasi kepengurusan untuk kesinambungan kehidupan koperasi serta mengajak kepada para PNS/ASN baru di lingkungan Dinas Sosial DIY untuk segera bergabung menjadi anggota koperasi.

Reportase : Tim Penyuluh Sosial DIY

0 0 vote
Rating Artikel
Subscribe
Notify of
guest
0 Diskusi
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar