SEMUA BENTUK PELAYANAN DI DINAS SOSIAL DIY TIDAK DIPUNGUT BIAYA-MEMBANTU MASYARAKAT ADALAH KEPUASAN KAMI

PENUTUPAN KEGIATAN SERTIFIKASI ALUMNI BALAI PERLINDUNGAN DAN REHABILITASI SOSIAL WANITA

(Last Updated On: 16 November 2018)

Yogyakarta (03/10/2018). Dua puluh lima “WANITA BAKOH MANDIRI ” menjadi alumni BPRSW Yogyakarta. Alumni ini telah disiapkan selama beberapa waktu dan dalam proses khusus yang disebut sertifikasi. Keseluruhan proses ini sejalan dengan motto balai yaitu “WANITA BAKOH MANDIRI” yang merupakan pengharapan dan doa agar setiap warga binaan BPRSW menjadi wanita yang bermartabat, adiluhung, kuat, optimis, harmonis, mapan, dinamis dan religius.

 

Balai Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Wanita (BPRSWA) Yogyakarta merupakan Unit Pelaksana Teknis Daerah Dinas Sosial Daerah Istimewa Yogyakarta yang memiliki tugas sebagai pelaksana teknis dalam perlindungan dan rehabilitasi sosial bagi Wanita rawan sosial ekonomi, eks tuna susila, wanita korban tindak kekerasan, wanita pekerja migran bermasalah sosial dan wanita korban perdangan orang (trafficking).

Balai ini mengemban visi berupa terwujudnya wanita yang bermanfaat, berguna dan mandiri. Oleh karena itu, semua kegiatan yang dilaksanakan di BPRSW Yogyakarta bertujuan untuk bisa memulihkan kembali harga diri, kepercayaan diri, tanggungjawab sosial serta kemauan dan kemampuan warga binaan untuk melaksanakan fungsi sosialnya secara wajar dalam bermasyarakat yang normatif serta mengembangkan potensi warga binaan untuk hidup produktif.

Dra. Sri Suprapti, Kepala BPRSW menyampaikan bahwa kegiatan sertifikasi alumni yang merupakan salah satu tahapan pelayanan resosialisasi bagi warga binaan ini diharapkan mampu mewujudkan alumni BPRSW yang lebih berkualitas, makin meningkat kepercayaan dirinya, serta wanita yang mampu bersaing dalam berwirausaha karena diperolehnya keterampilan dan sertifikat yang sudah terstandarkan secara nasional.

 

Lebih lanjut Suprapti mengatakan dalam laporan penyelenggaraan, bahwa : “sertifikasi dilaksanakan selama 25 hari kerja (tanggal 27 Agustus s.d. 25 September 2018} bertempat di BPRSW Yogyakarta. Jumlah peserta sebanyak 25 orang alumni, terdiri dari 8 orang keterampilan tata rias/salon, 10 orang keterampilan jahit dan 7 orang keterampilan olahan pangan/BOGA. Setiap peserta memperoleh materi berupa berupa teori, praktek, simulasi, curah pendapat dan konsultatif”.

Masih kata Suprapti : “nara sumber penyedia jasa sertifikasi berasal dari penyedia jasa sertifikasi keterampilan yang sudah terakreditasi secara nasional, yaitu LKP DYTA untuk keterampilan jahit, LKP Colour Models Management  Asmat Pro untuk keterampilan tata Rias, dan LPK Kayu Manis, untuk keterampilan olahan pangan/boga”.

Tidak hanya keterampilan dan ilmu yang diberikn kepada peserta tetapi berbagai fasilitas juga diberikan, antara lain : uang transport, bahan praktek, konsumsi, sertifikat dari LKP dan LPK. Semua pembiayaan dibebankan pada APBD Balai Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Wanita Dinas Sosial DIY tahun 2018

 

Hadir dalam acara penutupan sertifikasi tersebut Kepla Bidang Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial DIY, Drs. Pramujaya, M.Si. Hadir atas nama Kepala Dinas Sosial Daerah Istimewa Yogyakarta. Pramujaya melakukan penyerahan sertifikat secara simbolis.

 

Acara menjadi penting karena dihadiri oleh perwakilan Kepala OPD, Kepala Bidang dan Kepala Balai di lingkungan Dinas Sosial DIY, lembaga mitra kerja BPRSW, wali peserta sertifikasi. Hasil karya binaan BPRSW menjadi bagian tidak terpisahkan dari acara tersebut. Parade peragaan busana pesta, busana santai, dan kebaya hasil karya peserta sertifikasi jahit, parade hasil masakan peserta sertifikasi olah pangan dan demo “flambe” memasak mie oriental dan prosesi adat panggih pengantin gagrag Ngayogjakarta Hadiningrat beserta hasil karya pembuatan seserahan pengantin.

 

Aneka atraksi dari warga binaan berupa demo praktek sanggul moderen, paduan suara, pidato dalam 3 bahasa, tari Golek Ayun-ayun, karawitan dari warga binaan dan dari kelompok lansia Kasongan menambah semarak acara hari itu. Semua rangkaian acara diakhiri dengan doa serta kembul bujana hasil olahan dari peserta sertifikasi jurusan olah pangan berupa mie oriental, bakso, sio mai, es cooktail, aneka jajanan dan sate. Keseruan acara ini dikemas dalam kegiatan sehari pada tanggal 26 September 2018.

 

Selamat dan sukses atas terselenggaranya acara ini. Alumni BPRSW adalah wanita Bakoh Mandiri. Semoga. (WB’2018)

 

Sumber : BPRSW Yogyakarta

 

 

 

 

 

0 0 votes
Rating Artikel
Subscribe
Notify of
guest
0 Diskusi
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar