SEMUA BENTUK PELAYANAN DI DINAS SOSIAL DIY TIDAK DIPUNGUT BIAYA-MEMBANTU MASYARAKAT ADALAH KEPUASAN KAMI

Pengelola WKSBM dari 32 Provinsi Kunjungi Puskesos Sorosutan

(Last Updated On: 8 Januari 2013)

YOGYAKARTA – Para pengelola dan pendamping Wahana Kesejahteraan Sosial Berbasis Masyarakat (WKSBM) dari 32 Provinsi se Indonesia, Senin (22/3), mengadakan kunjungan lapangan ke Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) Kelurahan Sorosutan, Umbulharjo, Yogyakarta. Kegiatan ini dilaksanakan seusai mereka mengikuti acara Pemantapan Pengelola WKSBM di Hotel Sahid Yogyakarta.

Rombongan peserta yang dipimpin oleh Drs. Rahmat Hidayat, Kasubdit WKSBM Direktorat Pemberdayaan Kelembagaan Sosial dan Gunawan Wibisono, S.H, Kabid. Parsosmas Dinsos Provinsi DIY ini diterima secara langsung oleh Lurah Sorosutan beserta para pengurus Puskesos dan WKSBM yang berada di wilayah Sorosutan. Turut hadir pula dalam acara tersebut antara lain dari Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Yogyakarta serta Kecamatan Umbulharjo.

Menurut laporan FX. Surahman, mewakili Pengurus Puskesos sekaligus Pengelola WKSBM Sorosutan, saat ini sudah ada 5 WKSBM yang tumbuh di wilayah Sorosutan dan tersebar di r Rukun Warga (RW) dari 16 RW yang ada. Kelima WKSBM tersebut adalah : WKSBM RW 08, WKSBM RW 16, WKSBM RW 12 (Warga Asih), WKSBM RW 05 (Rukun Sejahtera) dan WKSBM RW 06 (Darma Sejahtera). Dari ke-5 WKSBM tersebut salah satu diantaranya, yakni WKSBM RW 08 saat ini telah menjadi WKSBM yang mandiri dan menjadi percontohan bagi WKSBM tingkat Provinsi DIY. “WKSBM RW 08 saat ini telah memiliki 70 donatur tetap, dan tiap bulannya mampu mengumpulkan kurang lebih Rp. 700.000,-. Dana tersebut kami salurkan untuk menyantuni 24 orang anak SD, 17 orang Lanjut Usia Terlantar, dan beasiswa untuk anak sekolah, yaitu 1 orang siswa SMK dan 1 orang mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di UGM jurusan arsitektur sampai nanti selesai”, terangnya. Ditambahkan oleh Surahman, dalam rangka akuntabilitas dan transparansi, maka pengurus selalu membuat laporan rutin setiap bulannya yang ditujukan pada instansi terkait maupun para donatur.

Selanjutnya, sebagaimana dijelaskan Surahman, untuk mengkoordinir penyelenggaraan kesejahteraan sosial di wilayah kelurahan Sorosutan secara lebih baik dan terkoordinasi, maka atas kesepakatan dari para Pengurus WKSBM yang telah ada serta Pekerja Sosial Masyarakat yang tergabung dalam wadah IK PSM Karya Bhakti dibentuklah Puskesos Kelurahan Sorosutan dengan difasilitasi Dinsos Provinsi DIY. Puskesos ini diresmikan pada tanggal 31 Agustus 2008 di Pendopo Kelurahan Sorosutan oleh Kasi Bimtek WKSBM Depsos RI Dra. Latifah Ningrum dengan didampingi Kepada Dinas Sosial sat itu, dr. Andung Prihadi S, M.Kes.

Beberapa program/kegiatan Puskesos saat ini sebagaimana dijelaskan Surahman, antara lain : (1) Inventarisasi masalah sosial; (2) Klasifikasi PMKS; (3) Pembuatan proposal dan mengajukan kepada donatur; (4) Penumbuhan WKSBM di 11 RW yang belum terbentuk; serta (5) Pelaporan kegiatan.
Jumlah pengurus Askesos Sorosutan yang ada saat ini sebanyak 25 orang, berasal dari tokoh masyarakat/agama, Pengurus WKSBM dan PSM dengan masa bakti selama 5 tahun. Keberadaan Puskesos ini telah diakui bersama sebagai bukti partisipasi masyarakat yang tinggi dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat sesuai dengan slogan “Kesejahteraan Sosial Dari, Oleh, dan Untuk Masyarakat”.
(Sumber : Subag Program dan Informasi)

0 0 votes
Rating Artikel
Subscribe
Notify of
guest
0 Diskusi
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar