SEMUA BENTUK PELAYANAN DI DINAS SOSIAL DIY TIDAK DIPUNGUT BIAYA-MEMBANTU MASYARAKAT ADALAH KEPUASAN KAMI-HOTLINE BANSOS COVID-19-WA : 0812 2683 9099-Email: dissosdiy.bansoscovid19@jogjaprov.go.id

Pengelola TMP dan MPN se DIY Syawalan Bersama

(Last Updated On: 8 Januari 2013)

Makna syawalan perlu diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari dalam bentuk peningkatan kualitas 4 macam hubungan manusia, yaitu : (1) hubungan manusia dengan Allah, beruba peribadatan; (2) hubungan manusia dengan alam, berupa pemberdayaan; (3) hubungan manusia dengan manusia, berupa hubungan kebaikan dan keadilan bersama; serta (4) hubungan manusia dengan kehidupan dunia akhirat, berupa tanggung jawab dan balasan.
Hal tersebut dikatakan Ust. Dr. Maksudin dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Sabtu (26/9), pada acara Pengajian dan Halal Bi Halal Pengelola TMP dan MPN se DIY di Aula TMP Kusumanegara Yogyakarta.
Selain dihadiri oleh para pejabat struktural di lingkungan Dinsos Provinsi DIY serta para pengelola TMP dan MPN se DIY, hadir pula Keluarga  Pahlawan Nasional dan Perintis Kemerdekaan, Korem 072 Pamungkas, Kodim Yogyakarta, Koramil Umbulharjo, Balai Kajian Sejarah dan Nilai Tradisional Yogyakarta serta dari Pemerintah Kecamatan Umbulharjo dan Pemerintah Kelurahan Tahunan.
Menurut Prasetyo Budi Laksono, SE, M.Si, selaku penyelenggara kegiatan sekaligus Kasi Kepahlawanan, Keperintisan, Kejuangan dan Kesetiakawanan Sosial Dinsos Provinsi DIY, penyelenggaraan Syawalan dan Halal Bi Halal ini telah dilaksanakan secara rutin selama 3 tahun terakhir ini. Lebih lanjut dikatakan oleh Prasetyo bahwa TMP dan MPN saat ini  telah mengalami banyak perkembangan dilihat dari segi tugas dan fungsi. ”TMP dan MPN pada saat ini tidak hanya sebagai tempat pemakaman dan pelayanan ziarah semata, namun juga sebagai wahana dan pusat pelestarian dan pendayagunaan nilai-nilai kepahlawan, keperintisan, kejuangan dan kesetiakawanan Sosial”, katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Provinsi DIY, Drs. Sulistiyo, SH, CN. M.Si dalam sambutannya berharap kepada semua yang hadir agar nilai-nilai yang diwariskan oleh para pendahulu dapat diteladani dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari dalam mewujudkan cita-cita kemerdekaan.
Sebelum acara halal bi halal, dilaksanakan pula upacara ziarah dan tabur bunga secara bersama-sama dan diakhiri pembacaan do’a yang dipimpin oleh Ustadz Dr. Maksudin di Pusara Makam Panglima Besar Jenderal Sudirman. (Spt).

0 0 vote
Rating Artikel
Subscribe
Notify of
guest
0 Diskusi
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar