SEMUA BENTUK PELAYANAN DI DINAS SOSIAL DIY TIDAK DIPUNGUT BIAYA-MEMBANTU MASYARAKAT ADALAH KEPUASAN KAMI

Pembukaan Sosialisasi Bantuan Sosial Pangan Tahun 2019

(Last Updated On: 4 Desember 2018)

2 Desember 2018, bertempat di The Rich Sahid Hotel pada pukul 19.30 telah dilaksanaka pembukaan Sosialisasi Bantuan Sosial Pangan tahun 2019. Hadir dalam kesempatan tersebut Direktur Jendral Penanganan Fakir Miskin,  Bapak Andi ZA Dulung, Direktur Penanganan Fakir Miskin Perkotaan Wilayah II Bapak Mumu Suherlan dan Kepala Dinas Sosial DIY, Bapak Untung Sukaryadi. Berdasarkan laporan ketua penyelenggara kegiatan, Bapak Mumu Suherlan, kegiatan ini bertujuan untuk:

  1. Menyiapkan kesiapan pemangku penerima manfaat terkait bantuan sosial pangan non tunai
  2. Membangun kesepemahaman bersama terkait terkait Bantuan Sosial Pangan tahun 2019
  3. Mensikronkan data yang valid melalui BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) 2019

Waktu pelaksanaan adalah tanggal 2 s.d 5 Desember 2018. Jumlah peserta dan panitia keseluruhan adalah 507 peserta terdiri dari 74 Kepala Dinas Sosial kabupaten/kota, 10 Kepala Bidang yang membidangi penanganan fakir miskin di Dinas Sosial tingkat propinsi, koordinator TKS (korteks) 74 kabupaten/kota dan operator SIKS-NG ( Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation). Kegiatan ini terselenggara dengan biaya dari DIPA Direktorat Penanganan Fakir Miskin Perkotaan. Adapun Narasumber kegiatan adalah sebagai berikut :

  1. Direktur Jenderal Penanganan Fakir Miskin
  2. Sekretaris Jenderal Penanganan Fakir Miskin
  3. Direktur Penanganan Fakir Miskin Perkotaan Wil II
  4. Bapenas
  5. Kemendagri
  6. HIMBARA (Himpunan Bank Negara) meliputi : BNI,BTN, Mandiri dan BRI

Kepala Dinas Sosial DIY, Drs Untung Sukaryadi, MM dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Sosial melalui kebijakan Direktur Penanganan Fakir Miskin yang mempercayakan kepada D.I Yogyakarta untuk tempat dilaksanakannya kegiatan. Harapannya, melalui kegiatan ini akan didapatkan inspirasi untuk kab/ kota yang belum melakukan BPNT. Untuk D.I Yogyakarta saat ini sudah dapat melaksanakan BPNT.

Dalam Pengarahan Direktur Jenderal Penanganan Fakir Miskin, Bapak Andi ZA Dulung disampaikan bahwa angka kemiskinan menurut selama kurun waktu tahun 2014-2018 sejumlah 1, 14 % dengan rata-rata penurunan 0,57%.. Anggaran untuk penanganan fakir miskin tahun 2018 41,3 trilyun sedangkan untuk 2019 adalah 59,34 %. Kemudian, ciri dari keberhasilan BPNT adalah sebagai berikut:

  1. Kualitas bervariasi sehingga masyarakat memiliki pilihan yang baik terkait bantuan yang telah ditentukan.
  2.  Adanya teknologi yang modern sebagai pendukung kegiatan

Demikian ungkap Bapak Dirjen Penanganan Fakir Miskin.

Siapa kita?  Indonesia!
Indonesia sehat sejahtera!
NKRI ! harga mati!
BPNT! yes yes yes…!!


Itulah yel-yel  sosialisasi malam itu. (Vit)

Direktur Jenderal Penanganan Fakir Miskin Andi ZA Dulung (tengah) bersama Kepala Dinas Sosial DIY, Drs Untung Sukaryadi, MM (kiri), dan Direktur Penanganan Fakir Miskin Perkotaan wilayah II, Mumu Suherlan
0 0 votes
Rating Artikel
Subscribe
Notify of
guest
0 Diskusi
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar