SEMUA BENTUK PELAYANAN DI DINAS SOSIAL DIY TIDAK DIPUNGUT BIAYA-MEMBANTU MASYARAKAT ADALAH KEPUASAN KAMI

Menyapa Keluarga Anggota Tagana

(Last Updated On: 7 Mei 2021)

Lasino (67 Tahun) adalah anggota Tagana Kapanewon Ponjong, Kabupaten Gunungkidul. Pria kelahiran 11 September 1957 ini, mengikuti pendidikan dasar untuk masuk menjadi anggota Tagana pada Tahun 2007. Sejak saat itu, ia aktif berkiprah dalam penanggulangan bencana, ditengah kesehariannya menjadi buruh, setelah pensiun dari guru honorer di MTS Ponjong. Rumahnya yang sangat sederhana, juga menjadi sarana berkoordinasi anggota Tagana di Kapanewon Ponjong.

Kamis 6 Mei 2021, Mbah Lasino (panggilan akrabnya) mendapat kunjungan dari Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinas Sosial DIY yang sekaligus adalah Pembina Tagana DIY, Sigit Alifianto, SE, MM. Di ruang bercat biru itu, mbah Lasino mempersilahkan tamunya untuk duduk. Ia nampak kaget dan tersirat beragam tanya, ada maksud apa pembina sampai menemuinya.

Dhony Kristanto selaku wakil ketua Bidang Pengendalian, Pengembangan dan Kode Etik (Dalibangdetik) FK Tagana DIY yang turut serta mendampingi pembina, menyampaikan bahwa awal terjadinya pandemi tahun 2020, pembina Tagana DIY berkeinginan hadir langsung dan menyapa keluarga anggota Tagana yang telah meninggal dan anggota Tagana aktif yang berdedikasi tinggi. Hal ini dikandung maksud untuk memberikan perhatian dan menyampaikan rasa terima kasih pada keluarga, yang telah merelakan ayahnya mengabdikan dirinya, berbagi dan peduli untuk kemanusiaan tanpa pamrih.

Mbah Lasino ini adalah contoh, bagaimana semangat, loyalitas dan komitmennya sebagai relawan tak pernah padam. Diusianya yang tak seperkasa waktu mudanya, ia tetap tangguh, memegang prinsip satu komando, satu aturan dan satu kesatuan dalam menjalankan tugas sebagai Tagana.

Ditahun 2021 terdapat 10 lokasi sasaran bagi keluarga para almarhum anggota Tagana, kemudian terpilih 7 anggota Tagana berdedikasi tinggi, untuk dikunjungi dan diberikan bingkisan lebaran. Kunjungan tersebut dimulai kemarin hari Sabtu-Minggu (1 dan 2 Mei 2021) dan Kamis 6 Mei 2021. Kesemua sasaran tersebut adalah mereka yang taraf kehidupannya pra sejahtera.
Berbagi adalah fitrah manusia, menjadi jariyah bila diniatkan untuk Tuhan dan ikhlas dalam melakukannya. Berdasar konsep dasar inilah, kita sebagai mahluk sosial menjadi semakin mempunyai pijakan yang kokoh untuk membangun persaudaraan.

AC

1 1 vote
Rating Artikel
Subscribe
Notify of
guest
0 Diskusi
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar