SEMUA BENTUK PELAYANAN DI DINAS SOSIAL DIY TIDAK DIPUNGUT BIAYA-MEMBANTU MASYARAKAT ADALAH KEPUASAN KAMI

MANCING BERSAMA DAN PEMBINAAN SDM

(Last Updated On: 16 November 2018)

Yogyakarta (02/05/2017). Tenaga Pelopor Perdamaian, demikian Kepala Dinas Sosial DIY Drs.Untung Sukaryadi, MM memperkenalkan diri jajaran pengurus. Ini adalah acara yang sengaja dilaksanakan untuk memperkenalkan Tenaga Pelopor Perdamaian ke segenap PSKS (Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial DIY.

Bidang Bantuan dan Jaminan Sosial kembali mempunyai hajat untuk mendukung pelaksanaan tugas-tugas Dinas Sosial untuk mewujudkan slogan Kesejahteraan Sosial untuk Semua. Acara kali ini adalah “Mancing bersama dan Pembinaan SDM”. Sengaja dilaksanakan untuk memperkenalkan produk terbaru di Bidang Banjamsos yang disebut dengan Tenaga Pelopor Perdamaian.

Di Balai Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Wanita (BPRSW) Sidoarum, Godean, Sleman acara ini dikepyakke. Kolaborasi antara Bidang Banjamsos dan Bidang Parsosmas Dinas Sosial DIY. Hari itu, Minggu 30 April 2017 mulai jam 09.00 s.d. 13.00 WIB acara berlangsung. Beberapa pejabat struktural mulai dari Kepala Dinas, Kepala Bidang Banjamsos, Kepala Bidang Parsosmas, Kepala Seksi BSKB, Kepala BPRSW dan semua jajarannya, Kepala Seksi KTK, PM dan Jamsos, Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia dan pejabat yang lain hadir mendukung pelaksanaan kegiatan ini.

Tidak kurang dari 200 peserta dari Karang Taruna, WKSBM, Tenaga Pelopor Perdamaian, Operator PKH, TKSK, PSM dan PSKS tumpah ruah di BPRSW. Kepala Dinas Sosial DIY menyampaikan bahwa sedianya GKR Mangkubumi akan hadir menjadi bagian dari acara tetapi karena ada acara lain beliau membatalkan kehadirannya.

Puluhan doorprize bertebaran. Satu persatu berpindah tangan ke peserta yang beruntung. Doorprize berasal dari Kepala Dinas Sosial DIY dan GKR Mangkubumi. Selain doorprize Kepala Dinas juga menyerahkan paket susu untuk klien BPRSW dari CSR sebagai bentuk kepedulian dunia usaha kepada masyarakat.

Lebih menarik lagi ketika salah satu peserta mancing bersama joran pancingnya  melengkung karena berat ditarik ikan. Sorak sorai yang lain menjadikan suasana sangat meriah. Bukan mancing biasa yang hening, tapi riuh rendah tawa peserta mengekpresikan kebahagiaan, kebersamaan waktu itu. Satu persatu umpan disambar ikan yang kelaparan dihari minggu itu. Di acara seperti ini selalu saja diakhiri dengan pertanyaan yang sama, kapan kebersamaan ini akan diulang lagi? Selamat datang Tenaga Pelopor Perdamaian kami menunggu karyamu. (wieb’ 2017)

 

0 0 votes
Rating Artikel
Subscribe
Notify of
guest
0 Diskusi
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar