SEMUA BENTUK PELAYANAN DI DINAS SOSIAL DIY TIDAK DIPUNGUT BIAYA-MEMBANTU MASYARAKAT ADALAH KEPUASAN KAMI

KEPALA DINAS SOSIAL MEMBUKA SARASEHAN KEARIFAN LOKAL DAERAH

(Last Updated On: 7 Oktober 2021)

Sudah hampir dua tahun, kita melawan Covid-19 yang telah menjadi pandemi dan tidak tahu kapan berakhir, maka masyarakat perlu memberdayakan diri sendiri sebagai kepedulian dan kepekaan sosial membangun jejaring/komunikasi. Terjadinya peningkatan kasus pada periode Juni hingga Agustus tahun ini, sungguh memberi pelajaran bagi kita. Beragam kegelisahan yang menjurus pada ketersinggungan masyarakat karena situasi ini berdampak pada aspek sosial budaya, keamanan dan kesejahteraan masyarakat, sehingga diperlukan strategi dan upaya yang komprehensif dalam penanganannya, ungkap Endang Patmintarsih, SH, M.Si selaku Kepala Dinas Sosial DIY mengawali sambutannya dalam kegiatan Sarasehan Kearifan Lokal Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta, hari Rabu 6 Oktober 2021, di Hotel Tara Yogyakarta.

Lebih lanjut dikatakannya, Kementerian Sosial RI memiliki ranah khusus terutama dalam pencegahan terhadap terror dan konflik ini melalui penanganan yang berbasis kemasyarakatan, memanfaatkan berbagai sumber daya sosial yang tersedia di masyarakat itu sendiri yang salah satunya adalah sumber daya kearifan lokal melalui sarasehan kearifan lokal. Kegiatan diselenggarakan di daerah yang merupakan media pertemuan dalam rangka mensosialisasikan dan mensinergikan berbagai kegiatan penguatan kearifan lokal di masyarakat antara masyarakat, pemerintah, pemerintah daerah dan stakeholder lainnya. Kegiatan sarasehan ini adalah bentuk dialog bersama, bermufakat, untuk mewujudkan kehidupan harmonis di masyarakat dengan mengedepankan nilai–nilai kearifan lokal sebagai strategi utama pelaksanaannya. Oleh karena itu, peran dan tanggung jawab daerah untuk mensukseskan kegiatan ini menjadi sangat penting dalam melakukan koordinasi dan membangun jaringan bersama untuk mengantisipasi dan menyelesaikan berbagai permasalahan sosial di masyarakat terutama dalam upaya penanganan bencana sosial.

Sigit Alifianto, SE, MM selaku Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial, dalam laporan penyelenggaraannya menyampaikan maksud diselenggarakannya kegiatan ini, yaitu sebagai media pertemuan di daerah untuk merancang model pencegahan terorisme-radikalisme, kekerasan dan mengambil langkah-langkah penyelesaian penanganan bencana sosial yang terjadi, sekaligus sebagai wahana sosialisasi program perlindungan sosial korban bencana sosial. “Kegiatan berlangsung dari tanggal 6 sampai dengan 8 Oktober 2021, diikuti 32 orang, dari unsur Dinas Sosial DIY, Dinas Sosial Kabupaten/Kota, Biro Bina Mental Spiritual Setda DIY, Korem 072/PMK, Polda DIY, BINDA DIY, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik DIY, Satuan Polisi Pamong Praja DIY, TPP/PORDAM DIY-Kabupaten/Kota, Kesenian Kearifan Lokal
( Sanggar Teater Omah Obah, Ponjong, Gunungkidul; Sanggar APIEK, Pilangrejo, Nglipar, Gunungkidul; Paguyuban Kesenian “Sekar Mudo Sembodo” Banaran, Galur, Kulon Progo ; Paguyuban Karawitan “Kenong Laras” Tirtonirmolo, Kasihan, Bantul), FK Tagana DIY, FK Tim KSB DIY, Difagana DIY, BEM UGM, BEM UNY. Adapun narasumber, yaitu dari Kepolisian Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Daerah Istimewa Yogyakarta, Badan Intelejen Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta, Ki Sutikno dan Irjen Pol (Purn.) Drs. R.M. Haka Astana Mantika Widya, S.H. Pelaksanaan kegiatan sarasehan ini mematuhi kaidah protokol kesehatan, termasuk melaksanakan swab antigen bagi para peserta saat registrasi, yang hasilnya seluruh peserta di nyatakan lolos untuk mrngikuti kegiatan”, imbuhnya.

Dampak terorisme, radikalisme, kekerasan menimbulkan kerusuhan dan korban jiwa, kerugian harta benda dan rusaknya sarana publik. Sementara itu waktu untuk bereaksi sangat singkat, dengan faktor risiko amat tinggi. Kegiatan sarasehan ini diharapkan dapat meningkatkan koordinasi dalam menyelesaikan berbagai permasalahan sosial di masyarakat, dengan membangun jaringan dan menguatkan nilai-nilai kearifan lokal untuk mengantisipasi bencana sosial.

AC

0 0 votes
Rating Artikel
Subscribe
Notify of
guest
0 Diskusi
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar