SEMUA BENTUK PELAYANAN DI DINAS SOSIAL DIY TIDAK DIPUNGUT BIAYA-MEMBANTU MASYARAKAT ADALAH KEPUASAN KAMI

KEPALA DINAS SOSIAL DIY MENERIMA KUNJUNGAN P4S KEMENSOS RI

(Last Updated On: 8 Oktober 2021)
Dokumentasi Dinas Sosial DIY

Dalam rangka meningkatkan kualitas pelaksanaan akreditasi dan sertifikasi, Pusat Pengembangan Profesi Pekerja Sosial dan Penyuluh Sosial (P4S) Badan Pendidikan Penelitian dan Penyuluhan Sosial Kementerian Sosial RI, hari ini Jumat 8 Oktober 2021 melakukan kunjungan ke Dinas Sosial DIY. Rombongan diterima di Aula Timur Dinas Sosial DIY, untuk beramah tamah dengan jajaran struktural Dinas Sosial DIY dan perwakilan anggota Tagana yang akan menerima secara simbolis sertifikat hasil uji kompetensi.

Endang Patmintarsih, SH, M.Si selaku Kepala Dinas Sosial DIY mengungkapkan rasa syukurnya wilayah Yogyakarta sudah zona hijau dan masuk level III. Sehingga pelaksanaan tugas bisa optimal, dengan tetap menerapkan prokes dengan benar. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pusbangprof Peksos dan Pensos Badiklitpensos Kemensos RI atas perannya memfasilitasi uji kompetensi dan memberikan sertifikasi bagi Tagana DIY. Semoga menjadi tambahan kekuatan, semangat perubahan semakin baik meningkatkan kepercayaan diri bagi Tagana DIY saat memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam penanggulangan bencana yang terstandar. Disisi lain kita harus berinovasi menentukan media untuk mengajak masyarakat, seperti halnya di progam restorasi sosial untuk perubahan perilaku, terlebih Dinsos ini kan selalu bersentuhan dengan rasa disetiap insan sanubari setiap detik, tidak bisa dipungkiri, apalagi menyangkut bantuan sosial. Maka budaya malu yang sudah ada di tengah masyarakat kita, didukung dengan kesadaran bahwa dirinya sudah tidak layak menerima bansos perlu didukung dengan aplikasi yang relevan. Sehingga contoh baik ini, untuk mendahulukan hak orang lain, patut diapresiasi. Nantinya Dinsos akan memperkenalkan aplikasi tersebut, untuk keakuratan sasaran di masyarakat. Oleh karenanya pula, maka potensi sumber kesejahteraan sosial harus tersertifikasi, melayani dengan pedoman umumya.

Laporan Kabid Linjamsos kepada saya, menyatakan Tagana DIY yang terdaftar di SIMTAG per 1 Oktober 2021 berjumlah 1.091 orang dengan jumlah aktif terverifikasi 737 orang tahun 2021. Adapun jumlah Tagana yang telah mengikuti uji kompetensi yang dilakukan oleh Pusbangprof Peksos dan Pensos Badiklitpensos Kemensos RI, dari periode November 2020 hingga September 2021 tercatat ada 470 personil dengan 373 personil dinyatakan kompeten, dan 12 personil belum kompeten, serta sejumlah 85 personil masih dalam proses menunggu pengumuman hasil ujian beberapa hari yang lalu. Sehingga bisa diperoleh gambaran tingkat kelulusan kompetensi Tagana DIY sebesar 96 %, “selain hal yang membanggakan dengan tingkat kompetensi yang tinggi yang didapat oleh Tagana di DIY namun tentunya tetap menjadi tantangan bagi Dinas Sosial DIY untuk meningkatkan jumlah peserta untuk mengikuti uji kompetensi dari Tagana DIY agar seluruh Tagana DIY dapat bersertifikasi”, pungkasnya.

Tati Nugrahati, SE, M.Si selaku Kapusbangprof Peksos dan Pensos Badiklitpensos Kementerian Sosial RI menuturkan bahwa sertifikasi ini adalah koreksi bagi diri sendiri, atas mutu dan aktualitas dalam menerapkan pedoman pelaksanaan pelayanan ke masyarakat, sehingga jangan sampai kita menyalahgunakan wewenang dan komitmen. “DIY ini memang luar biasa, antusiasme, loyalitas dan kultur tepo seliro, memberikan inspirasi daerah lain. Ada slogan melayani, merantasi yang digelorakan Dinsos tentu meluluhlantahkan keraguan dan tebang pilih dalam berkiprah. Tak heran pembinaan terhadap Tagana di DIY membuahkan hasil pada kearifan dan kemajemukan menuju daya kritis sehingga DIY kompetensinya paling tinggi, senada pada perubahan perilaku yang didengungkan bu Kadis tadi. Memiliki rasa hormat, peka dan peduli. Bukan lagi pada statmen, asumsi, penilaian suka atau tidak suka,untuk meletakkan nilai pengabdian pada menyatunya rasa, menolong terhadap sesama”, imbuhnya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat uji kompetensi, kepada perwakilan anggota Tagana.

AC

0 0 votes
Rating Artikel
Subscribe
Notify of
guest
0 Diskusi
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar