SEMUA BENTUK PELAYANAN DI DINAS SOSIAL DIY TIDAK DIPUNGUT BIAYA-MEMBANTU MASYARAKAT ADALAH KEPUASAN KAMI-HOTLINE BANSOS COVID-19-WA : 0812 2683 9099-Email: dissosdiy.bansoscovid19@jogjaprov.go.id

KEMAH KEBANGSAAN KARANG TARUNA DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA TAHUN 2018

(Last Updated On: 16 November 2018)

Sabtu, 22 September 2018 telah dilaksanakan pembukaan kegiatan kemah kebangsaan karang taruna Daerah Istimewa Yogyakarta yang bertempat di lapangan komplek Balai Desa Gari Kecamatan Wonosari Kabupaten Gunung Kidul. Kegiatan kemah dilaksanakan selama dua hari yaitu mulai tanggal 22 September sampai dengan 23 September 2018.

Karang Taruna sebagai salah satu organisasi sosial wadah pengembangan generasi muda di wilayah desa/kelurahan yang bergerak dibidang usaha kesejahteraan sosial. Sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya, karang taruna besama dengan pemerintah dan komponen masyarakat lainnya bertugas untuk membantu pemerintah dalam menanggulangi berbagai permasalahan sosial yang prioritasnya adalah permasalahan yang berkaitan dengan generasi muda.

Generasi muda adalah sebuah potensi yang luar biasa apabila mendapatkan sentuhan dan dukungan dalam berbagai aspek. Sentuhan tersebut dapat berupa motivasi, penguatan kapasitas, perhatian dan dukungan kegiatan bagi kaum muda. Dalam era globalisasi dan kemajuan teknologi informasi, para pemuda karang taruna memiliki bekal pengetahuan tentang teknologi yang lebih mumpuni di bandingkan dengan generasi tua. Namun demikian pemanfaatan teknologi informasi masih sebatas untuk hal-hal yang kurang bermanfaat. Padahal pemanfaatan teknologi informasi yang efektif dan efisien dapat digunakan sebagai media promotif untuk kegiatan-kegiatan karang taruna.

Dampak dari globalisasi dan kemajuan teknologi informasi bisa bersifat positif maupun negative. Dampak positifnya antara lain, teknologi informasi bisa menjadi media belajar yang efektif untuk saling bertukar pengetahuan dan ketrampilan dalam pengelolaan organisasi karang taruna untuk memajukan para memuda dalam mengoptimalkan potensi desa untuk lebih di dayagunakan bagi peningkatan kesejahteraan sosial bagi pemuda maupun masyarakat. Sedangkan dampak negative dari kemajuan teknologi dan informasi, bisa menimbulkan berbagai permasalahan sosial bagi generasi muda.

Karang taruna yang kuat dalam satu wilayah desa atau kelurahan akan memiliki kekuatan yang besar untuk mencegah dan menangani berbagai permasalahan sosial yang ada di wilayah tersebut. Karang taruna dapat membantu pemerintah desa dalam menangani berbagai permasalahan sosial khususnya bagi pemuda dan penyandang masalah sosial lainnya seperti penanganan terhadap lansia terlantar, kaum difabel, anak terlantar, yatim, piatu, perbaikan rumah tidak layak huni bagi keluarga miskin dan berbagai permasalahan sosial lainnya.

Berdasarkan potensi pemuda tersebut,  Karang Taruna Daerah Istimewa Yogyakarta bersama dengan Dinas Sosial Daerah Istimewa Yogyakarta, Dinas Sosial P3A Kabupaten Gunungkidul, Karang Taruna Kabupaten Gunungkidul dan Karang Taruna Desa Gari, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Gunungkidul menyelenggarakan  kegiatan Kemah Kebangsaan, yang di pusatkan di lapangan komplek  Balai Desa Gari, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, selama 2 (dua) hari, mulai 22 sampai dengan 23 September 2018 dengan peserta perwakilan dari Karang Taruna se Daerah Istimewa Yogyakarta .

Kegiatan Kemah Kebangsaan tersebut mengambil tema “INSPIRASI MUDA ISTIMEWA ”, sedangkan rangkaian kegiatannya antara lain adalah:

  1. Upacara pembukaan dilanjutkan, dialog kebangsaan oleh para tokoh muda masa kini,
  2. Out bound untuk lebih mengenal tentang kegiatan karang taruna,
  3. Bhakti sosial berupa rehap rumah tidak layak huni sebanyak 3 rumah.
  4. Pemberian paket sembako bagi 300 penyandang masalah kesejahteraan sosial,
  5. Pemberian bantuan jamban sehat untuk 12 kepala keluarga,
  6. Pameran hasil karya karang taruna desa dan unit serta pameran kegiatan UEP karang taruna.
  7. Cerdas cermat tentang karang taruna.
  8. Kesenian berupa pementasan karya seni karang taruna dari tiap-tiap kabupaten dan, dalam rangkaian kegiatan tersebut dilakukan pelantikan pengurus Forum Koordinasi Taruna Siaga Bencana (TAGANA) DIY periode 2018-2021.

Kemah kebangsaan dibuka oleh Kepala Dinas Sosial Daerah Istimewa yogyakarta Drs. Untung Sukaryadi, MM. Kemah juga dihadiri oleh Drs. Pepen Nazaruddin (Dirjen Dayasos Kementerian Sosial RI), Drs Bambang Mulyadi, MSi (Direktur PSPKKM), dan Kasubdit LKS Drs. al Mualif, MSi,  DPRD DIY, SKPD pembina teknis tingkat DIY, Bupati Gunung Kidul Badingah, S.Sos, Forkompinda Kabupaten Gunung Kidul, perwakilan karang taruna se DIY,  tokoh masyarakat serta masyarakat Desa Gari.

Setelah acara pembukaan dilanjutkan dengan dialog kebangsaan yang menghadirkan Tokoh-Tokoh  Inspiratif yang bisa dijadikan contoh oleh generasi muda karang taruna. Tokoh-tokoh tersebut antara lain: Drs. Pepen Nazaruddin, MSi (Dirjen Dayasos Kementerian Sosial RI), Dimas Oky Nugraha (staf khusus Kepresidenan), Fitriya (Atlit dari Sleman peraih medali emas sea games 2018) dan Gusti Kanjeng Ratu Condro Kirono (ketua karang taruna DIY).

Pada hari kedua tanggal 23 September 2018, dilaksanakan kegiatan senam bersama masyarakat di pasar Ekologis Argo Wijil yang merupakan pasar yang digagas dan di kelola oleh karang taruna, kegiatan bakti sosial rehab rumah tidak layak huni, pemberian jamban sehat untuk keluarga kurang mampu dan  cerdas cermat tentang karang taruna. Semoga kegiatan kemah kebangsaan bisa menginspirasi generasi muda untuk lebih aktif dan kreatif dalam mewujudkan generasi muda karang taruna yang handal dan memiliki dedikasi yang tinggi untuk kemajuan dan kesejahteraan sosial bagi  bangsa Indoinesia.

(penulis: Suparmin, MPSSp)

0 0 vote
Rating Artikel
Subscribe
Notify of
guest
0 Diskusi
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar