SEMUA BENTUK PELAYANAN DI DINAS SOSIAL DIY TIDAK DIPUNGUT BIAYA-MEMBANTU MASYARAKAT ADALAH KEPUASAN KAMI

Keluarga Besar Dinsos Provinsi DIY selenggarakan Halal Bil Halal

(Last Updated On: 8 Januari 2013)

YOGYAKARTA – Sebagaimana tahun-tahun  sebelumnya, setiap memasuki bulan syawal, tepatnya pada hari pertama masuk kerja, Dinsos Provinsi DIY selalu menyelenggarakan kegiatan syawalan yang diikuti baik pejabat struktural, fungsional, maupun seluruh staf termasuk pegawai tidak tetap (PTT) baik yang bekerja/bertugas di Dinsos maupun di UPTD (Panti-Panti Sosial) di lingkungan Dinas Sosial Provinsi DIY. Syawalan tahun ini dilaksanakan hari Senin (6/10), bertempat di halaman upacara Dinas Sosial Provinsi DIY, Jl. Janti Banguntapan Yogyakarta.

Ikrar syawalan dari karyawan-karyawawati kepada Kepada Dinas diwaliki oleh Kabid. Pengembangan Kehidupan Beragama, H. Sultoni, SH dan langsung diterima oleh Kepala Dinas Sosial Provinsi DIY, dr. Andung Prihadi S, M.Kes.

Dalam sambutannya Kepala Dinas menyampaikan berbagai informasi terkait adanya  struktur kelembagaan baru yang akan berlaku mulai tahun 2009 nanti, diantaranya pemisahanan Bidang Pengengembangan Kehidupan Beragama yang semula berada di bawah Dinas Sosial untuk selanjutnya akan berada dibawah Biro Administrasi dan Kesejahteraan Sosial.

Selain itu Kepala Dinas juga menghimbau kepada segenap Kepala Bidang/Bagian serta Kepala-Kepala UPTD untuk senantiasa memikirkan dan meningkatkan taraf kesejahteraan bagi seluruh staf di lingkungannya masing-masing.

Sebagaimana dijelaskan oleh Abdul Khalik bahwa acara syawalan pada intinya merupakan media untuk saling bermaafan. Namun yang tidak kalah pentingnya adalah “What Next” setelah syawalan. Jawaban dari pertannyaan ini tentunya adalah peningkatan kualitas keimanan dan kinerja secara lebih baik.

Dalam uraiannya lebih lanjut  Abdul Khalik juga menjelaskan tentang beberapa upaya untuk meraih kebahagiaan dunia dan akhirat, yakni : (1) menggunakan lisan untuk banyak berdzikir kepada Allah; (2) menyebarluaskan salam; (3) senantiasa mensyukuri karunia Allah; dan (4) menerima musibah dengan kesabaran.

(Sumber : Sie Data – TI, 6/10)

0 0 votes
Rating Artikel
Subscribe
Notify of
guest
0 Diskusi
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar