SEMUA BENTUK PELAYANAN DI DINAS SOSIAL DIY TIDAK DIPUNGUT BIAYA-MEMBANTU MASYARAKAT ADALAH KEPUASAN KAMI

KEBERHASILAN PENANGANAN MASALAH SOSIAL MELALUI SISTEM RUJUKAN DAN JEJARING SOSIAL

(Last Updated On: 16 November 2018)

(1 Oktober 2018) Ibu S yang beralamat di Banguntapan Bantul melaporkan tentang dugaan adanya kekerasan yang menimpa anak kandungnya initial “SK” ( perempuan 13 tahun)  oleh ayah kandungnya. Kejadian berawal saat mantan suami ibu “S” yang merupakan ayah “SK” mengajak anak untuk beberapa hari tinggal di Lombok. Setelah 3 bulan anak tidak juga kembali, padahal anak masih berstatus sebagai pelajar kelas 6 SD. Komunikasi anak dan ibu melalui telepon disampaikan bahwa anak mendapatkan kekerasan fisik dari ayah kandungnya. Berbulan-bulan ibu “S” merasa khawatir dengan keselamatan anak, sehingga dia memutuskan untuk melaporkan ke Dinas Sosial DIY setelah sebelumnya dia melaporkan kepada pemerintah desa dan kepolisian tetapi belum berhasil membawa pulang anaknya. Ibu “S” merasa kesulitan membiayai kepulangan anak, begitupun keluarga ayah kandung anak.

Dinas Sosial DIY fokus kepada upaya untuk menyelamatkan anak, membawa pulang kembali anak ke rumah ibunya sesuai dengan keinginan anak. Dinas Sosial DIY tentu tidak mampu untuk melakukan penelusuran langsung untuk mengetahui keberadaan anak. Sistem jejaring yang telah adapun dimanfaatkan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

 Dinas Sosial DIY melalui seksi perlindungan anak berjejaring dengan Dinas Sosial Kab. Lombok Tengah dan satuan bhakti pekerja sosial propinsi NTB. Kemudian permasalahan ini dapat tersampaikan ke Dinas Sosial Propinsi NTB. Penelusuran pun akhirnya dilaksanakan setelah ada peloporan. Singkat cerita berdasarkan hasil penelusuran tersebut direkomendasikan bahwa anak perlu untuk segera kembali kepada keluarga di Yogyakarta dengan pertimbangan keamanan dan pendidikan anak. Sebelum kembali ke Yogyakarta, anak sementara tinggal di RPTC prop NTB.

(8 November 2018) Di Dinas Sosial DIY harapan dari ibu “S” terjawab, suasana haru, tangisan bahagia dan penuh syukur nampak terlihat dari ibu “S” dan keluarga, ketika anak “SK” memasuki ruangan pertemuan pada pagi itu. Ibu “S” tak kuasa menahan tangisan dan ucapan syukur terdengar berulang kali darinya. Adik “SK” yang ikut hadir dalam pertemuan tersebut nampak ingin segera memeluk kakaknya. Pagi itu Dinas Sosial DIY melalui seksi perlindungan anak mengadakan pertemuan untuk menyerahkan kembali anak kepada keluarga dengan disaksikan dari pemerintah desa dan kepolisian setempat. Kecamatan dan aparat desa menyampaikan ucapan terimakasih kepada dinas sosial DIY yang telah membantu upaya kepulangan anak untuk kembali ke rumah keluarga. Kepala dukuh juga menyampaikan terimakasih dan bangga dengan pelayanan prima yang telah dilaksanakan oleh Dinas Sosial DIY dan Dinas Sosial propinsi NTB sehingga permasalahan sosial ini dapat mencapai khusnus khotimah artinya permasalahan dapat berakhir dengan baik.

Kepala seksi perlindungan anak ibu Lilis Sulistiyowati, S.Sos, M.Si menyampaikan bahwa besar harapan agar permasalahan sosial terutama terkait anak dapat diselesaikan dengan baik sesuai prosedur yang berlaku. Disampaikan pula ucapan terima kasih atas kerja sama dari Dinas Sosial Propinsi NTB. Sistem rujukan dan jejaring sosial adalah suatu mekanisme yang mendukung intervensi terhadap permasalahan sosial.  Solusi dari keterbatasan dalam suatu sistem layanan sosial adalah sistem rujukan dan jejaring sosial.(*)

0 0 votes
Rating Artikel
Subscribe
Notify of
guest
0 Diskusi
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar