SEMUA BENTUK PELAYANAN DI DINAS SOSIAL DIY TIDAK DIPUNGUT BIAYA-MEMBANTU MASYARAKAT ADALAH KEPUASAN KAMI

FGD PERLINDUNGAN SOSIAL PENYANDANG DISABILITAS

(Last Updated On: 16 Juni 2021)

Yogyakarta, 15 Juni 2021.
Bertempat di Dinas Sosial DIY, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, melaksanakan Focusses Group Discussion (FGD) kerjasama dengan The Friedrich-Ebert-Stiftung (FES) Jerman di Indonesia dan Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung dan tentu saja Dinas Sosial DIY dengan fasilitasi tempat.

Kegiatan dilakukan untuk mengumpulkan data dan informasi, dalam rangka Analisis Kebijakan Perlindungan Sosial Penyandang Disabilitas pada masa pandemi Covid-19 di Indonesia.

Untuk melengkapi data dan informasi tersebut peserta yang terlibat terdiri dari Sekretariat Dinas Sosial DIY, Bidang Rehabilitasi Sosisl, Bidang Linjamsos, Disnaketrans DIY, BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan, BRTPD DIY, Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia Yogyakarta, PT MAK (Mega Andalan Kalasan) bergerak di bidang alat kesehatan yang mempekerjakan disabilitas, Penyandang Disabilitas yang bekerja mandiri maupun yang bekerja di perusahaan.

Diskusi menjadi menyenangkan karena dipandu 2 orang Dosen Senior Poltekesos Bandung, Drs. Suradi, M.Si dan Drs. Bambang Sugeng, MP.

0 0 votes
Rating Artikel
Subscribe
Notify of
guest
0 Diskusi
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar