Senin, 20 November 2017

-motto: MEMBANTU MASYARAKAT ADALAH KEPUASAN KAMI-*    -JOGJA ISTIMEWA-*    -SEMUA BENTUK PELAYANAN DI DINAS SOSIAL DIY TIDAK DIPUNGUT BIAYA-*    -motto: MEMBANTU MASYARAKAT ADALAH KEPUASAN KAMI-*    -SEMUA BENTUK PELAYANAN DI DINAS SOSIAL DIY TIDAK DIPUNGUT BIAYA-*    -JOGJA ISTIMEWA-*

FAMILY DEVELOPMENT SESSION (FDS)

Ditulis oleh dalam Berita pada hari Selasa, 23 September 2014 pukul 10:53:15 dan ada komentar

Yogyakarta (Selasa, 16/09/2014). Dalam upaya memberikan pengetahuan bagi Rumah Tangga Sangat Miskin Program Keluarga Harapan (RTSM PKH), Dinas Sosial DIY melalui kegiatan Pembinaan dan Pemantauan Pelaksanaan PKH oleh Tim Tahun 2014 telah melaksanakan Bimbingan Peningkatan Kemampuan / Pengetahuan Keluarga PKH atau yang sering disebut Family Development Session (FDS) yang bertempat di Pendopo Kecamatan Sleman Kabupaten Sleman.

Kegiatan serupa juga akan dilaksanakan di 3 Kecamatan lokasi PKH terpilih dalam 3 hari, yaitu tanggal 16 September 2014 untuk Kecamatan Sleman, tanggal 17 September 2014 di Pendopo Kecamatan Tempel dan tanggal 18 September 2014 untuk Kecamatan Gamping dan Wonosari Gunungkidul.

Pada kegiatan FDS yang berlangsung di Kecamatan Sleman dengan materi “Pencegahan Penelantaran dan Eksploitasi Terhadap Anak” komunikasi yang terbangun tidak bersifat satu arah, namun dikemas dalam konsep materi interaktif melalui beberapa langkah dan menggunakan media yang mudah dipahami oleh RTSM.

Hal tersebut akan memotivasi RTSM berani mengeksplorasi diri sendiri. Pertama, instruktur menyampaikan “Pembukaan” berupa pengarahan terkait materi dan tujuan. Selanjutnya, instruktur melontarkan pertanyaan kepada peserta tentang pengertian penelantaran terhadap anak kemudian meminta perwakilan untuk bermain peran (rollplay) dengan sekenario dan dialog yang telah ditentukan sebelumnya. Ini menarik, ketika teman mereka sendiri yang menjadi contoh untuk berakting menyampaikan alur cerita. aSetelah cerita selesai, peserta dari kelompok lain diminta untuk menanggapi tulisan yang dituangkan pada kertas plano. Sehingga didapatkan kesimpulan tentang apa itu penelantaran terhadap anak. Langkah selanjutnya, peserta yang terdiri dari 40 orang dibagi 3 kelompok berdiskusi dan menyebutkan bentuk-bentuk penelantaran anak yang sering terjadi di lingkungannya.

Kemudian peserta mempresentasikan hasil diskusi dipandu instruktur untuk mengelompokkannya menjadi 4 jenis, yaitu fisik, mental, sosial dan spiritual. Tidak lupa pendamping menyisipkan penyegaran dengan bernyanyi bersama peserta. Selanjutnya review atas diskusi dikemas dalam sebuah permainan. Siapa yang menangkap bola akan menyebutkan upaya pencegahan penelantaran terhadap anak. Bola dilempar terus beberapa kali ke lain peserta. Suasana menjadi sangat menyenangkan karena disela-sela keseriusan peserta masih terselip canda tawa peserta.

b

Metode pembelajaran di atas juga disampaikan dalam tema eksploitasi terhadap anak. Peserta yang telah dibagi dalam kelompok diberikan 1 set gambar, kemudian diminta untuk menyusun dan menceritakan gambar tersebut. Sehingga didapatkan kesimpulan pengertian dan bentuk tindakan ekploitasi. Ditutup dengan sesi terakhir yaitu permainan untuk membedakan upaya pencegahan dan bukan dengan mengangkat bendera merah atau hijau.

Kegiatan ini melibatkan secara aktif pendamping kegiatan PKH. FDS diharapkan mampu memotivasi pengurus RTSM peserta PKH untuk lebih percaya diri di tengah kehidupan sosial, menambah pengetahuan dan lebih lanjut berefek pada masa depan meningkatnya taraf kesejahteraan keluarga mereka di masa yang akan datang. Semoga.

Pencarian dari mesin pencari: family development session, family development session module, apa itu FDS, materi fds pkh, singkatan fds, arti fds, modul fds pkh pdf, fds pkh adalah, modul fds pkh, family development session adalah.

Ada komentar untuk FAMILY DEVELOPMENT SESSION (FDS)