banner

Senin, 24 November 2014

Dinsos Sosialisasikan Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Anak Nakal

Ditulis oleh dalam Berita pada hari Kamis, 06 Juli 2006 pukul 14:46:03 dan ada komentar

Yogyakarta –- Anak adalah masa depan bangsa dan generasi penerus cita-cita bangsa, sehingga setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh dan berkembang, berpartisipasi serta berhak atas perlindungan dari tindak kekerasan dan diskriminasi serta hak sipil dan kebebasan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Sosial Propinsi DIY dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kabid Rehabilitasi Sosial, Dra. Sri Astiwi pada acara Pembukaan Sosialisasi Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Anak Nakal Senin (3/7) lalu bertempat di Wisma Sargede, Jl. Pramuka Kav. 5 UH Yogyakarta. Kegiatan ini berlangsung selama 3 (tiga) hari, mulai Senin sampai dengan Rabu, 5 Juli 2006.

Lebih lanjut,  Kepala Dinas menyatakan bahwa di era kemajuan teknologi dewasa ini permasalahan kenakalan anak menunjukkan  adanya peningkatan, sehingga diperlukan perhatian semua pihak baik instansi pemerintah terkait, para tokoh masyarakat, maupun LSM. ”Menjadi kewajiban kita bersama untuk mempersiapkan anak-anak kita agar tidak terjerumus pada tindakan-tindakan negatif  sebagai akibat perputaran kemajuan sekarang ini”, katanya.

Pada kesempatan tersebut Kepala Dinas juga mengajak bersama-sama mempersiapkan anak-anak dengan membekali iman dan taqwa serta ilmu pengetahuan guna menyongsong hari depan. ”Oleh karena itu, marilah kita mempersiapkan anak-anak kita dengan bekal iman dan taqwa, kasih sayang yang tulus dan menciptakan rumah tangga yang harmonis, sehingga anak-anak kita nantinya tidak mudah terjerumus, terbawa arus dan terombang-ambing dengan hal-hal yang membuat diri mereka celaka. Disamping itu juga harus membekali diri dengan ilmu pengetahuan agar mereka dapat menyongsong hari depannya dengan lebih baik”, katanya lebih lanjut.  

Sementara itu, dalam laporan penyelenggara yang dibacakan Kasi Rehabilitasi Sosial Korban Napza,   Drg. Retno Nurmawati, M.Kes, dijelaskan  bahwa kegiatan ini dimaksudkan sebagai upaya memberikan informasi yang benar tentang anak nakal dan tambahan pengetahuan kepada tokoh masyarakat. Sedangkan tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan teknis tokoh masyarakat sebagai motivator bagi lingkungan dan permasalahan anak nakal di wilayahnya.  Peserta yang diundang sebanyak 30 orang (15 dari Kabupaten/Kota dan 15 dari Propinsi), berasal unsur Karang Taruna, Kanwil Depag, MUI, Polda, Bapas, BK3S, K3S, Walubi, Gereja, Parisada Hindu Dharma, PSAA, PSBR, Dinas Pendidikan, Dinsos DIY, serta Dinas/Instansi Sosial Kab/Kota.     

Meteri pelatihan meliputi: Kebijakan Dinsos Prop. DIY dalam Pelayanan dan Rehsos Anak Nakal; Program Pelayanan dan Rehsos Anak Nakal Depsos RI; Pemberdayaan Perempuan dalam Penanganan Anak; Penerapan UU 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak; serta Pelayanan dan Rehsos Anak Naka di DIY. Pada sesi akhir peserta akan diajak diskusi tentang Penanganan Anak Nakl di DIY.

(Sumber Data-TI 11Dinsos, 6-6-2006)

 

Ada komentar untuk Dinsos Sosialisasikan Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Anak Nakal