SEMUA BENTUK PELAYANAN DI DINAS SOSIAL DIY TIDAK DIPUNGUT BIAYA-MEMBANTU MASYARAKAT ADALAH KEPUASAN KAMI

DINAS SOSIAL DIY MELAKSANAKAN PEMBENTUKAN KSB KE-55 DI KALURAHAN GOMBANG, PONJONG, GUNUNGKIDUL

(Last Updated On: 26 July 2022)

Menjadi kesan terdalam sebuah proses menumbuhkembangkan masyarakat sadar bencana dan berdaya dalam penanggulangan bencana secara terpadu dan berkesinambungan. Masyarakat diberikan kesempatan seluas-luasnya dalam upaya merencanakan, melaksanakan, dan mengendalikan sendiri upaya penanggulangan bencana. Masyarakat mempunyai peran yang sama pentingnya dengan pemerintah dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. Banyak kelompok atau komunitas yang didirikan baik oleh pemerintah maupun masyarakat dibentuk khusus dalam penanggulangan bencana. Peran pemerintah adalah mendorong semua komponen masyarakat di wilayah yang berpotensi maupun rawan bencana untuk memiliki sikap kesiapsiagaan dan mampu mendeteksi dini gejala-gejala atau tanda-tanda akan munculnya bencana. Kesiapsiagaan suatu wilayah tentu saja akan memiliki arti penting dalam rangka meminimalkan korban, baik jiwa maupun materi.

Kegiatan Kampung Siaga Bencana (KSB) merupakan solusi untuk menumbuhkan sikap kesiapsiagaan dan tanggap bencana di wilayah Desa/Kalurahan/Kelurahan. Penyelenggaraan pembentukan KSB dimaksudkan untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat dari resiko dan ancaman bencana dengan cara menyelenggarakan kegiatan penanggulangan bencana berbasis masyarakat melalui pemanfaatan sumber daya alam dan manusia yang ada pada lingkungan setempat. Dengan harapan dapat memberikan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang bahaya dan resiko bencana serta mengoptimalkan potensi dan sumber daya masyarakat dalam penanggulangan bencana, untuk kemudian mampu membentuk jejaring masyarakat siaga bencana berbasis masyarakat di DIY mulai dari sebelum, pada saat, dan sesudah bencana.
Tahun 2022 Dinas Sosial DIY melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Daerah Istimewa Yogyakarta menerima alokasi anggaran untuk pembentukan 6 KSB yang pelaksanaannya dimulai pada bulan Mei hingga saat ini, dengan lokasi pembentukan pertama di Kalurahan Petir, Rongkop Gunungkidul, disusul pembentukan kedua di Kalurahan Bangunkerto, Turi Sleman dan ketiga di Kalurahan Banyuroto, Nanggulan Kulon Progo, serta pembentukan keempat di Kalurahan Murtigading, Sanden, Bantul. Hari ini Sabtu, 23 Juli 2022 merupakan pembentukan KSB ke-5 dan pembentukan KSB ke-55 se-DIY sejak Tahun 2009, baik melalui anggaran APBN, Dekonsentrasi, maupun APBD DIY, dan bagi Kabupaten Gunungkidul pembentukan KSB kali ini merupakan pembentukan ke-11 yang bertempat di Kalurahan Gombang, Ponjong, Gunungkidul. Sebagaimana sambutan Kepala Dinas Sosial DIY, Endang Patmintarsih, SH, M.Si bahwa nilai lumbung sosial di pembentukan KSB Gombang sebesar Rp 157.473.794, – yang terdiri dari paket Permakanan, Tenda (Keluarga, Serbaguna, Gulung), paket Keluarga (Kids Ware, Food Ware, Paket Alat Dapur), Paket Sandang, Pelampung, Velbelt, Matras (bersumber dari Kemensos RI).

Wakil Bupati Gunungkidul Heri Susanto, S.Kom, M.Si dalam sambutan apelnya seusai mengukuhkan Tim KSB Gombang yang berjumlah 60 personil menyampaikan terima kasih atas perhatian, sinergi dan kolaborasi dari Dinas Sosial DIY dengan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul dengan progam pemberdayaan dalam rangka membangun masyarakat siap siaga, sadar dan tanggap bencana. Hal tersebut senada dengan apa yang disampaikan Drs Iyan Kusmadiana,MPS.Sp selaku Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) Ditjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial RI saat kunjungan kerja di Lumbung Sosial KSB Umbulharjo, Cangkringan, Sleman (13 Juli 2022) dan dilanjutkan dengan membuka kegiatan pembentukan KSB Murtigading, Sanden Bantul (14 Juli 2022) bahwa hubungan Pemerintah Daerah khususnya Pemerintah Kalurahan sangat baik, KSB bisa melaksanakan kegiatan yang diharapkan, sehingga KSB sebagai wadah partisipasi masyarakat bisa selalu siaga dan masyarakat bisa bertindak bila terjadi bencana, sebelum bantuan datang.

Sigit Alifianto, SE,MM selaku Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial pada Dinas Sosial DIY dalam arahannya usai mengikuti apel pengukuhan menegaskan bahwa untuk memastikan kesiapan personil, logistik dan kegiatan pengurangan resiko, maka kedepan semua komponen harus membangun koordinasi dan komunikasi tentang pengelolaan KSB, serta memahami alur administrasi masuk keluarnya barang di Lumbung Sosial.

Sesuai kebijakan Kepala Dinas Sosial DIY, bahwasannya pelaksanaan pembentukan 6 KSB di Tahun 2022 melibatkan personil Difabel Siaga Bencana (DIFAGANA) dan pengembangan KSB yang sudah ada sebelumnya, memfokuskan pada mengidentifikasi dan menghilangkan hambatan untuk para penyandang disabilitas berpartisipasi setara dengan orang lain dalam mengambil keputusan dan menikmati manfaat dari aksi kemanusiaan. Hal ini dimaksudkan bahwa tindakan yang diambil untuk memastikan pemenuhan hak terhadap informasi, perlindungan dan bantuan untuk semua orang yang terkena dampak bencana tanpa memandang status disabilitasnya, agama dan asal usul etnis, sejalan dengan progam Pemerintah Daerah DIY yang mengamanatkan pada setiap wilayah menjadi ramah difabel, termasuk dalam kegiatan sosial kemasyarakatan yang lebih inklusi. Kegiatan pembentukan KSB dilaksanakan selama tiga hari dengan kegiatan di hari pertama berupa sosialisasi pengurangan resiko bencana berbasis masyarakat melalui KSB dan penyusunan pengurus tim KSB. Hari kedua diperuntukan pelatihan dan praktek bagi 60 anggota tim KSB tentang penguatan peran dan tugasnya di divisi Keposkoan, Tim Reaksi Cepat (TRC), Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD), Shelter, Logistik dan Dapur Umum. Untuk hari ketiga dilaksanakan simulasi dan pengukuhan tim KSB oleh Kepala Pemerintah Daerah setempat, disaksikan unsur Pemerintah Kalurahan, Forum Koordinasi/Komunikasi Pimpinan Kapanewon, Polres, Kodim, DPRD, BPBD, PMI dan unsur Relawan Penanggulangan Bencana. Instruktur yang terlibat melatih tim dalam rangkaian pembentukan KSB berasal dari anggota FK Tagana Kabupaten didampingi oleh personil dari FK Tagana DIY. Adapun pembentukan KSB ke-6 dengan dukungan APBD DIY tahun 2022, direncanakan akan dilaksanakan pada bulan September, berlokasi di Kalurahan Munthuk, Dlingo Bantul.
==================
AC