SEMUA BENTUK PELAYANAN DI DINAS SOSIAL DIY TIDAK DIPUNGUT BIAYA-MEMBANTU MASYARAKAT ADALAH KEPUASAN KAMI

BIMTEK PENDAMPING REHABILITASI SOSIAL : TUMBUH BERKUALITAS DENGAN 4 ON

(Last Updated On: 21 March 2022)

Dinas Sosial Daerah Istimewa Yogyakarta melalui bidang Rehabilitasi Sosial menyelenggarakan kegiatan bimbingan teknis petugas lapangan rehabilitasi sosial penyandang disabilitas pada Rabu, 16 Maret 2022 di Ballroom Hotel Grand Tjokro Yogyakarta. Kegiatan tersebut dibuka oleh Agus Setyanto, SE., MA selaku Kabid Penanganan Fakir Miskin mewakili Kepala Dinas Sosial DIY. Dalam sambutannya Agus menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan petugas lapangan rehabilitasi sosial yang lebih dalam melaksanakan tugas-tugasnya sebagai petugas lapangan Pendamping Rehabilitasi Sosial. Selama ini peserta sebagai petugas lapangan pendamping rehabilitasi sosial sudah melaksanakan tugasnya sesuai dengan apa yang sudah menjadi ketugasannya sebagaimana tertuang dalam SK. Selain itu dengan dilaksanakannya kegiatan ini, harapannya juga dapat meningkatkan motivasi dan etos kerja petugas lapangan rehabilitasi sosial Penyandang Disabilitas, serta pelayanan rehabilitasi sosial Dinas Sosial DIY terhadap Penyandang Disabilitas pada umumnya.

Tetapi sesuai dengan perkembangan kebutuhan informasi di era digital, para petugas lapangan pendamping Rehabilitasi Sosial ini juga dituntut kemampuannya untuk bisa menyaring, mengklarifikasi atau juga turut andil dalam menyampaikan informasi-informasi penting kepada masyarakat sebagai bentuk transparansi atas layanan pendampingan terhadap PPKS yang telah dilaksanakan. Mengingat yang dilayani di Bidang Rehabilitasi Sosial adalah hampir semua jenis PPKS, sehingga kemampuan dan kinerja para petugas rehabsos lapangan benar-benar diutamakan kebutuhan dan pemanfaatannya dalam pelayanan.

Narasumber dalam kegiatan ini adalah Drs. Prih Wardoyo, MPA yang menyampaikan tentang konsep bertumbuh berkualitas menjadi pendamping rehsos hebat dengan 4 ON. 4 ON tersebut diterjemahkan menjadi 1) merumuskan VISION, 2) fokus pada keahlian tertentu dan mencintai pekerjaan PASSION, 3) eksekusi visi dan passion dengan ACTION, dan 4) jalin COLLABORATION sehebat apapun kita tetap akan membutuhkan bantuan orang lain. Diharapkan dalam kegiatan ini peserta sebagai petugas lapangan Pendamping Rehabilitasi Sosial juga mempunyai pemahaman yang konprehensi terhadap hak-hak azasi manusia, hak-hak penyandang disabilitas, hak-hak anak, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku sehingga dalam memberikan pelayanan sosial juga memperhatikan/ menjunjung tinggi azas harkat dan martabat kemanusiaan.

Peserta sebanyak 30 orang yang terdiri dari:

  1. 22 orang pendamping sosial dari UPT dan Camp Asesment dinsos DIY
  2. 2 orang Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia
  3. 2 orang Komite Disabilitas DIY
  4. 2 orang Persatuan Penyandang Disabiltas Indonesia
  5. 2 orang DIFAGANA

Penulis: Heru Cahyo Romadhon, S.Tr.Sos

Penyuluh sosial pertama bidang rehabilitasi sosial

5 1 vote
Rating Artikel
Subscribe
Notify of
guest
0 Diskusi
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar