Senin, 23 April 2018

|....SEMUA BENTUK PELAYANAN DI DINAS SOSIAL DIY TIDAK DIPUNGUT BIAYA...|...MEMBANTU MASYARAKAT ADALAH KEPUASAN KAMI...|

Balai PRSW

Ditulis oleh dalam Berita pada hari Senin, 24 Oktober 2016 pukul 7:11:16 dan ada komentar

Balai Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Wanita

(Balai PRSW)

Alamat : Sidoarum, Godean, SlemanTelp. (0274) 798475

Tahun berdiri : 1981

Nama Kepala Balai:

Dra. Sri Suprapti

Daya tampung  : 60 Orang

Kapasitas isi     : 60 Orang

 

Fasilitas pelayanan:

Konseling, norma-norma agama,kedisiplinan diri, sosial kemasyarakan, budipekerti, etika, pertahanan diri dan pengembangan diri, kesehatan dan olah raga, pemahaman masalah PMS dan HIV/AIDS, ketrampilan rujukan penempatan.

Balai Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Wanita mempunyai tugas sebagai pelaksana teknis Dinas dalam perlindungan, pelayanan dan rehabilitasi sosial bagi penyandang masalah kesejahteraan sosial wanita rawan sosial ekonomi, wanita tuna susila, wanita korban tindak kekerasan, wanita pekerja migran bermasalah sosial dan wanita korban perdagangan orang (trafficking).

Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud, Balai Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Wanita mempunyai fungsi :

  1. penyusunan program kerja Balai;
  2. penyusunan pedoman teknis pelayanan perlindungan dan rehabilitasi sosial bagi penyandang masalah kesejahteraan sosial wanita rawan sosial ekonomi, wanita tuna susila, wanita korban tindak kekerasan, wanita pekerja migran bermasalah sosial dan wanita korban perdagangan orang (trafficking);
  3. penyebarluasan informasi dan sosialisasi pelayanan perlindungan serta rehabilitasi sosial bagi penyandang masalah kesejahteraan sosial wanita rawan sosial ekonomi, wanita tuna susila, wanita korban tindak kekerasan, wanita pekerja migran bermasalah sosial dan wanita korban perdagangan orang (trafficking);
  4. pelaksanaan identifikasi dan pemetaan pelayanan perlindungan serta rehabilitasi sosial bagi penyandang masalah kesejahteraan sosial wanita rawan ekonomi, wanita tuna susila, wanita korban tindak kekerasan, wanita pekerja migran bermasalah sosial dan wanita korban perdagangan orang (trafficking);
  5. penyelenggaraan pelayanan perlindungan dan rehabilitasi sosial terhadap penyandang masalah kesejahteraan sosial wanita rawan ekonomi, wanita tuna susila, wanita korban tindak kekerasan, wanita pekerja migran bermasalah sosial dan wanita korban perdagangan orang (trafficking);
  6. penyelenggaraan jejaring penanganan penyandang masalah kesejahteraan sosial wanita rawan sosial ekonomi, wanita tuna susila, wanita korban tindak kekerasan, wanita pekerja migran bermasalah sosial dan wanita korban perdagangan orang (trafficking);
  7. fasilitasi pendampingan dan advokasi wanita rawan sosial ekonomi, wanita tuna susila, wanita korban tindak kekerasan, wanita pekerja migran bermasalah sosial dan wanita korban perdagangan orang (trafficking);
  8. pelaksanaan upaya resosialisasi warga binaan pada keluarga dan masyarakat;
  9. penyelenggaraan rujukan baik pada tahap pra pelayanan perlindungan dan rehabilitasi, tahap proses pelayanan perlindungan dan rehabilitasi maupun paska pelayanan perlindungan dan rehabilitasi bagi penyandang masalah kesejahteraan sosial wanita rawan sosial ekonomi, wanita tuna susila, wanita korban tindak kekerasan, wanita pekerja migran bermasalah sosial dan wanita korban perdagangan orang (trafficking);
  10. pelaksanaan peningkatan peran serta masyarakat dalam penanganan penyandang masalah kesejahteraan sosial wanita rawan sosial ekonomi, wanita tuna susila, wanita korban tindak kekerasan, wanita pekerja migran bermasalah sosial dan wanita korban perdagangan orang (trafficking);
  11. fasilitasi penelitian dan pengembangan perguruan tinggi/lembaga kemasyarakatan/tenaga kesejahteraan sosial untuk perlindungan, pelayanan dan rehabilitasi sosial bagi penyandang masalah kesejahteraan sosial wanita rawan sosial ekonomi, wanita tuna susila, wanita korban tindak kekerasan, wanita pekerja migran bermasalah sosial dan wanita korban perdagangan orang (trafficking);
  12. pelaksanaan bimbingan lanjut dan pengembangan eks warga binaan;
  13. pelaksanaan ketatausahaan;
  14. pelaksanaan monitoring, evaluasi dan penyusunan laporan program Balai; dan

 

 

Pencarian dari mesin pencari: balai perlindungan dan rehabilitasi sosial wanita, bprsw, petunjuk teknis rehabilitasi sosial wanita tuna susila, pelayanan kesejahteraan sosial bagi tuna susila, nama lembaga sosial perempuan rawan sosial serta alamat, nama dan alamat lembaga sosial tuna susila, masalah interaksi sosial warga binaan dan penanganannya di BPRSW, lirik lagu mrs bprsw, judul skripsi penelitian di bprsw yogyakarta, prsw.

Ada komentar untuk Balai PRSW
Marquee Powered By Know How Media.