Jangan Lagi Ada Eksploitasi Ekonomi terhadap Anak

(Last Updated On: 15 Agustus 2020)

11 Agustus 2020

Aula Barat Dinas Sosial DIY telah melaksanakan kegiatan pembahasan kasus ekspolitasi Anak yang Hidup di Jalan a.n TPR. Anak laki-laki berusia 9 tahun ini sekarang duduk dibangku kelas 3 SD. anak TPR terjangkau oleh Satuan Polisi Pamong Praja ( Satpol ) DIY saat berjualan di wilayah perempatan Tungkak. Kemudian anak mendapatkan pelayanan di Camp Asesmen Dinas Sosial DIY. Sebelumnya, dia beraktifitas meminta uang dengan menggunakan amplop di wilayah Malioboro. Berdasarkan asesmen, orang tua meminta anak untuk berjualan di jalan demi membantu kebutuhan keluarga. Sudah kedua kali anak terjangkau oleh Satpol PP Melalui pembahasan kasus yang dihadiri oleh Satpol PP DIY, Yayasan LPA DIY, Pendamping hukum dan pihak keluarga membahas kesepakatan tentang pengasuhan terbaik untuk anak. Hasilnya anak akan dikembalikan kepada pihak keluarga besar yaitu adik dari ibu kandung ( bulik anak) yang beralamat di Magelang, Jawa Tengah. Bulik anak mengaku sangat kecewa dengan orang tua anak karena telah meminta anak untuk berjualan. Komitmennya saat ini adalah menyelamatkan anak, sehingga bulik bersedia untuk menjamin terpenuhinya hak-hak anak. Harapan semua pihak,kejadian eksploitasi anak TPR atau pun yang lainnya tidak terulang lagi. Orang tua yang hadir dalam kesempatan ini, menulis kesepakatan bahwa mereka tidak akan melakukan eksploitasi kembali dan menyetujui untuk pengasuhan anak berada dalam asuhan bulik.

Tinggalkan Balasan

You have to agree to the comment policy.

Solve : *
24 ⁄ 3 =


Marquee Powered By Know How Media.