....SEMUA BENTUK PELAYANAN DI DINAS SOSIAL DIY TIDAK DIPUNGUT BIAYA......MEMBANTU MASYARAKAT ADALAH KEPUASAN KAMI......

,

HOTLINE BANSOS COVID-19....WA : 0812 2683 9099       Email: dissosdiy.bansoscovid19@jogjaprov.go.id

Yitna Yuwana, Lena Kena

(Last Updated On: 10 Januari 2020)

Barang Siapa selalu siaga, dia akan terselamatkan dan barang siapa terlena, dia akan terkena akibatnya. Selalu jaga kesehatan, selalu berdoa agar senantiasa dalam lindungan Tuhan Yang Maha Kuasa. – Yitna Yuwana, Lena Kena” – Gubernur DIY, Sultan Hamengku Buwana X

Pergantian Musim yang mulai terjadi pada pertengahan Bulan November mengakibatkan Cuaca Ekstrim. Cuaca Ekstrim yang dimulai dari transisi cuaca panas dan berganti dengan cuaca hujan lebat beberapa hari. Hujan lebat yang disertai dengan angin telah diperkirakan oleh BMKG. Potensi cuaca ekstrim curah hujan lebat dengan kilat dan angin kencang ini diprakirakan terjadi pada 01 – 04 Januari 2020 di wilayah Lampung, Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, NTB, NTT, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku dan Papua. Prakiraan cuaca ekstrim itu berlanjut pada 05 – 07 Januari 2020 di wilayah Bengkulu, Jabar, Jateng, Jatim, Yogyakarta, NTB, NTT, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, Maluku, Papua Barat dan Papua.

Prakiraan cuaca yang telah diberitakan BMKG menjadi dasar atas kegiatan Apel Kesiapsiagaan Bencana Tahun 2020 di Halaman JEC dengan Gubernur selaku Pembina Apel. Apel Kesiapsiagaan ini adalah sebuah himbauan kepada pelaksanaan kesiapsiagaan di lingkungan Dinas Sosial maupun instansi terkait untuk bersiap apabila bencana terjadi dalam kurun waktu prakiraan cuaca yang berasal dari BMKG. Dinas Sosial sebagai Koordinator di Klaster PP dan Logistik memfasilitasi kegiatan ini. 

Apel Kesiapsiagaan Bencana diadakan pada tanggal 8 Januari 2020 bertempat di Jogja Expo Center (JEC). Apel Kesiapsiagaan Bencana dipimpin oleh Sawadi selaku anggota TAGANA dan Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, KGPAA Paku Alam X sebagai Pembina Apel. Apel Kesiapsiagaan Bencana diikuti oleh 560 peserta apel. Peserta Apel berasal dari setiap unsur relawan sosial yang dibina oleh Dinas Sosial yaitu TAGANA, Sahabat TAGANA (RAPIGANA, DIFAGANA dan PRAGANA), Pendamping PKH, Tim Kampung Siaga Bencana se-DIY, Pendamping Lansia dan Tenaga Pelopor Perdamaian. Peserta Apel juga berasal dari perangkat-perangkat daerah terkait yang memiliki keterkaitan dengan kesiapsiagaan bencana.

Rangkaian acara dalam Apel Kesiapsiagaan ini adalah Apel Kesiapsiagaan dan kemudian dilanjut dengan pemeriksaan pasukan maupun kesiapan armada: mobil RTU, Truk Dapur Umum, Dapur Umum roda tiga, Truk Serbaguna, Truk Tangki Air, Motor Trail. Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, KGPAA Paku Alam X memimpin jalannya pemeriksaan dan kemudian diikuti oleh tamu undangan dari Apel Kesiapsiagaan Bencana.

Amanat Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta yang disampaikan oleh Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, KGPAA Paku Alam X berisi mengenai himbauan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan hujan deras dan angin kencang di wilayah DIY. Himbauan diberikan mengingat rekomendasi BMKG mengenai prakiraan cuaca yang memprediksi adanya hujan lebat dan angin kencang pada rentang tanggal 11 – 15 Januari 2020. Gubernur DIY dalam amanat yang dibacakan oleh Wakil Gubernur DIY pada Apel Kesiapsiagaan Bencana Dinas Sosial ini menyebutkan bahwa warga Yogyakarta tidak perlu khawatir akan kemungkinan banjir mengingat wilayah DIY memiliki sungai yang cukup dalam. Empat puluh dua desa/kampung telah dibentuk menjadi Kampung Siaga Bencana melalui pelatihan dan simulasi oleh Dinas Sosial DIY dan Dinas Sosial Kab/Kota. Keberadaan KSB ini sejalan dengan harapan dalam amanah Gubernur DIY bahwa beliau mengharapkan warga untuk siap menghadapi bencana akibat cuaca ekstrim.

Amanat yang disampaikan oleh Wakil Gubernur bahwa relawan sosial yang dibina oleh Dinas Sosial DIY menjadi garda terdepan dalam memberdayakan generasi muda dalam proses penanggulangan bencana. Hal tersebut menjadikan relawan sosial Dinas Sosial DIY sebagai front guard dalam mitigasi bencana di DIY. Maka dari itu, semua elemen dari relawan sosial, masyarakat hingga perangkat daerah yang mampu berpartisipasi harus selalu siap sedia untuk menghadapi kemungkinan terburuk dari dampak aktifnya Monsun Asia yang menyebabkan cuaca ekstrim berupa hujan lebat dan angin kencang. Inilah mengapa keselarasan dari segala elemen masyarakat bergabung dan mempersiapkan semuanya bersama.

Acara Apel Kesiapsiagaan Bencana diliput oleh beberapa media, sebagai sebuah penyebaran berita, bahwa Dinas Sosial DIY serta segala elemen yang terkait telah siap siaga dalam mengahadapi situasi yang diakibatkan oleh cuaca ekstrim sebagaimana prakiraan cuaca yang telah diprediksi BMKG. Mengingat kembali, Yitna Yuwana – Lena Kena.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Marquee Powered By Know How Media.