....SEMUA BENTUK PELAYANAN DI DINAS SOSIAL DIY TIDAK DIPUNGUT BIAYA......MEMBANTU MASYARAKAT ADALAH KEPUASAN KAMI......

,

SATRIYA....Selaras-Akal Budi Luhur-Teladan-Rela Melayani-Inovatif-Yakin dan Percaya Diri-Ahli Profesionalitas

WISUDA SEKOLAH LANSIA SALIMAH (SALSA) ANGKATAN 1

(Last Updated On: 22 Desember 2019)

Bantul, 21 Desember 2019

bersama anggota Dewan Senat SALSA
Asisten 3 Bupati Kab. Bantul (Kanan) , Kepala Dinas Sosial Kab. Bantul beserta Wisudawati Cumlaude Lansia SALSA
Peresmian Sekolah Lansia Salimah Yogyakarta oleh Kepala Dinas Sosial DIY, Drs Untung Sukaryadi, MM

Sejumlah 209 lanjut usia (lansia) di Kabupaten Bantul melewati prosesi wisuda S1 (Standar 1) angkatan pertama di Aula Pemda Bantul. Jumlah tersebut terdiri dari Lansia 100 orang, pralansia ( 45 – 59 tahun) 80 orang dan dibawah 45 tahun 29 orang. Direktur Sekolah Lansia Salimah Drg. Prasasti Bintarum, menyampaikan bahwa Sekolah Lansia Salimah ( SALSA) Kabupaten Bantul telah dimulai pada tahun 2018 dan memiliki 19 titik sekolah bagi para lansia yang meliputi Sekolah Lansia Sakinah Kojo, Ngesti Rahayu Kadibeso, Khoirunnisa Rogoitan, Juron RT 19, Al Ikhlas Kasihan, Salsa Ma’Aruf, Dahlia Mandiri Karanggayam dan Al Muhajirin Pendowo Indah. Sedangkan yang telah mengikuti wisuda angkatan pertama ini adalah 11 sekolah. SALSA saat ini memiliki 850 siswa pra lansia dan lansia. Dari sejumlah wisudawati tersebut terdapat 9 wisudawati yang cumlaude salah satunya adalah ibu Mijem yang berusia 104 tahun dan menjadi wisudawati yang paling sepuh. Selama satu tahun wisudawati telah mendapatkan pelatihan tentang kesehatan, spiritual dan pelatihan kewirausahaan.  Dalam Wisuda ini tema yang diangkat adalah Lansia Sehat Peduli Sampah Plastik. Ratusan lansia dalam ruangan tersebut tampak gembira dan antusias. Mereka pun semangat menyanyikan lagu “MARS SALIMAH”

Bupati Kab. Gunungkidul dalam kesempatan ini diwakili oleh Asisten Sumber Daya dan Kesejahteraan rakyat Ir. Pulung Haryadi, M.Sc menyampaikan terimakasih kepada Sekolah Lansia Salimah sekaligus ucapan bangga kepada lansia yang telah diwisuda pada hari tersebut. Di Bantul usia harapan hidup adalah 73,4 tahun dan merupakan usia harapan hidup tertinggi se Indonesia. Untuk itu perlu mensiasati usia lanjut dengan penuh semangat dan kegembiraan. Pesan bupati yang disampaikan adalah tiga langkah penting untuk menambah kemulyaan

  1. Jangan pernah berhenti belajar
  2. Tetap harus percaya diri
  3. Doa

Bantul memiliki Indeks pembangunan manusia yang cukup bagus, dengan usia yang panjang tetapi dengan hidup sederhana. Harapan Pemerintah Kab. Bantul bahwa Lansia dapat terus belajar.

Prosesi wisuda disambut dengan antusias dan gembira oleh para wisudawati lansia dari 11 SALSA. Acara kemudian dilanjutkan dengan peresmian Sekolah Lansia Salimah (SALSA) Yogyakarta oleh Kepala Dinas Sosial DIY, Drs. Untung Sukaryadi, MM. Kepala Dinas Sosial DIY berharap bahwa sekolah lansia ini mampu memberikan semangat dan kompetensi Lansia di Yogyakarta.

Tuliskan Pesan, Pertanyaan, ataupun Pengaduan di kotak/form yang tersedia di bawah ini. Administrator kami akan membalas sesegera mungkin. Terima kasih.

avatar
1000
  Subscribe  
Notify of
Marquee Powered By Know How Media.