....SEMUA BENTUK PELAYANAN DI DINAS SOSIAL DIY TIDAK DIPUNGUT BIAYA......MEMBANTU MASYARAKAT ADALAH KEPUASAN KAMI......

,

GERBANGPRAJA ....Gerakan Bangga Penggunaan Aksara Jawa....Nggugah Rasa Sithik Edhing Lumantar Aksara

SOSIALISASI GERAKAN STOP PEMASUNGAN 2019/KEDARURATAN

(Last Updated On: 19 April 2019)

Yogyakarta, 16 April 2019

Pemasungan adalah segala bentuk pembatasan gerak Penyandang Disabilitas Mental( ODGJ) oleh keluarga dan masyarakat yang mengakibatkan hilangnya kebebasan dan hak-hak Penyandang Disabilitas mental (ODGJ) sebagai warga negara. Pemasungan masih sering terjadi karena masih rendahnya pengetahuan keluarga dan masyarakat tentang penyakit gangguan jiwa yang dialami oleh penyandang disabilitas mental. Sehubungan dengan masih adanya pemasungan di D.I. Yogyakarta, Dinas Sosial D.I. Yogyakarta melalui Seksi Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas dan Rehabilitasi Sosial Anak pada Bidang Rehabilitasi Sosial melaksanakan Sosialisasi Gerakan Stop Pemasungan tahun 2019/Kedaruratan

peserta kegiatan
Kepala Dinas Sosial DIY, Drs Untung Sukaryadi, MM bersama Kepala Bidang rehabilitasi Sosial Drs Pramujaya Hadi Prianto, M.Si (kiri) dan Kepala BRSBKL Hinukoro Aji, SH (kanan)

Waktu dan Tempat Pelaksanaan :

Dilaksanakan tanggal 16 April 2019 selama 1 (satu) bertempat di Hotel Horison Ultimate Reis, Jalan Gowongan Yogyakarta.

Peserta kegiatan :

sebanyak 45 orang terdiri dari unsur instansi pemerintah dan tokoh masyarakat dari kabupaten/kota di lingkungan Pemerintah D.I.Yogyakarta.

Tujuan :

  1. meningkatkan pengetahuan keluarga dan masyarakat tentang penyakit gangguan jiwa yang dialami oleh penyandang disabilitas mental.
  2. mencegah penyandang disabilitas mental mengalami pemasungan dan pemasungan kembali, serta mendapatkan rehabilitasi medis dan sosial, sehingga fungsi sosialnya bisa pulih kembali.

Nara sumber  dan Materi :

  1. Dinas Sosial  DIY dengan materi Kebijakan Dinas Sosial Dalam Penanganan Pemasungan.,
  2. Ketua Tim Gerakan Stop Pemasungan (Kepala BRSBKL) disampaikan oleh Hinukoro Aji, SH, dengan materi Standar Operasional Evakuasi Stop Pemasungan pada ODGJ.
  3. Dinas Kesehatan D.I. Yogyakarta dengan materi Implementasi Peraturan Gubernur D.I. Yogyakarta no. 81 tahun 2014 tentang Penanggulangan Pemasungan oleh Dr. Veronika Nur Hardiyati, Kepala Seksi Pengendalian Penyakit.
  4. RSJ Ghrasia dengan materi kesehatan jiwa dan prosedur pelayanan di RSJ Grhasia, disampaikan oleh Drg. Ririn Puspandari, M.Kes selaku Kepala Bidang Pelayanan Medik.

Uraian Kegiatan :

Kegiatan sosialisasi dimulai dengan laporan penyelenggaraan oleh kepala bidang rehabilitasi sosial Dinas Sosial DIY, dilanjutkan dengan sambutan pengarahan dan membuka secara resmi kegiatan sosialisasi oleh Kepala Dinas Sosial D.I. Yogyakarta Drs. Untung Sukaryadi, MM. Dalam pengarahannya disampaikan bahwa pemasungan memang secara khusus biasanya dialami oleh para penyandang disabilitas mental (ODGJ), namun disampaikan juga bahwa secara umum pemasungan bisa terjadi terhadap siapa saja, seperti pemasungan terhadap kreativitas di berbagai bidang termasuk terhadap kreatifitas anak.

Selanjutnya ketua tim stop  pemasungan menginformasikan tentang pengertian pemasungan, mengapa terjadi pemasungan, langkah-langkah penanganan evakuasi pemasungan, SOP Pengamanan, SOP Penjangkauan, SOP Pasca perawatan rumah sakit. Nara sumber dari Dinas Kesehatan memaparkan tentang tanggungjawab pemerintah terhadap ODGJ, hak-hak ODGJ, Tugas dan wewenang pemerintah daerah, upaya pencegahan, penjangkauan, penanggulangan pemasungan dan tantangan pelayanan kesehatan jiwa di DIY serta kemitraan, peran dan tanggungjawab pemerintahan maupunLSM dan Organisasi non pemerintah.

Selanjutnya dari RSJ Grhasia memaparkan tentang Pedoman Penyelenggaraan Program Indonesia sehat dengan pendekatan keluarga (Jika didalam keluarga terdapat anggota keluarga yang menderita gangguan jiwa berat, penderita tersebut diobati, tidak ditelantarkan/dipasung), jumlah kasus pasung tahun 2018, visi dan misi, program dukungan lain yang bisa diakses oleh masyarakat yang mengalami gangguan jiwa, Penanganan Kasus Pasung di RSJ Grhasia.

Dengan adanya sosialisasi tersebut diharapkan para peserta agar bisa menginformasikan masalah pemasungan kepada lingkungannya sehingga tidak terjadi lagi penanganan ODGJ melalui pemasungan apalagi terjadinya pemasungan kembali kepada ODGJ pasca rehabilitasi medis dan rehabilitassi sosial.

Tuliskan Pesan, Pertanyaan, ataupun Pengaduan di kotak/form yang tersedia di bawah ini. Administrator kami akan membalas sesegera mungkin. Terima kasih.

avatar
1000
  Subscribe  
Notify of
Marquee Powered By Know How Media.