PENYUSUNAN PROGRAM / KEGIATAN TAHUN 2020

(Last Updated On: 22 February 2019)

Oleh : Wibowo Budhi.

Yogyakarta (7 Februari 2019). Koordinasi Penyusunan Program/Kegiatan Tahun 2020 dimaksudkan untuk menjalin komunikasi dan menyelaraskan penyelenggaraan pembangunan kesejahteraan sosial dengan kabupaten/kota dan Mitra Dinas agar sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku.

Dinas Sosial DIY kembali menyelenggarakan Koordinasi Penyusunan Program/Kegiatan Tahun 2020. Bertempat di aula timur sebanyak 40 orang hadir sebagai peserta. Peserta. Dinas/instansi sosial kabupaten/kota hadir bersama dengan mitra kerja Dinas Sosial DIY. Tanggal 07 Februari 2019 dipilih untuk pelaksanaan kegiatan tersebut.

Informasi dari penyelenggara kegiatan mengatakan bahwa tujuan diadakannya acara adalah : diperolehnya informasi/masukan mengenai penanganan PMKS di DIY dari Mitra Dinas dan dari Kabupaten/Kota; diperolehnya masukan terkait usulan program/kegiatan dari kabupaten/kota dan diperolehnya usulan yang selaras antara Dinas Sosial DIY dengan Dinas Sosial kabupaten/kota sebagai usulan pada Musrenbang.

Satu persatu rangkaian acara mengalir rapi. Pembawa acara dengan santun menjadi pengatur khidmatnya acara yang berlangsung. Acara pokok dalam prosesi seperti menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan doa awal kegiatan telah menjadi mengawali keseluruhan acara.

Kegiatan telah disiapkan dengan sangat baik oleh penyelenggara yakni Sub Bagian Program yang dikomandani oleh Kondang Aris Samiyanto, A.KS. Nara sumber yang kompeten juga dihadirkan dari BAPPEDA, DPPKA, Inspektorat DIY dan tuan rumah dari Dinas DIY.

Anggaran untuk pelaksanaan kegiatan bersumber dari APBD DIY tahun 2019.

Sekretaris Dinas Sosial DIY, Dra. Endang Iriyanti, MA, atas nama Kepala Dinas Sosial DIY membuka acara secara resmi. Dalam sambutannya, Endang mengatakan bahwa Perencanaan program / kegiatan diharapkan bisa dipetakan peran masing masing, antara pemerintah provinsi dan kabupaten / kota sesuai dengan kewenangannya.

Narasumber Bappeda DIY, Ari Siswo Putro, yang juga fungsional perencana Sektor Sosial Bappeda DIY atas nama Kepala Bappeda DIY menyampaikan, yang salah satu paparannya, menjelaskan prioritas/tematik pembangunan DIY tahun 2020 adalah : mengatasi kemiskinan dan ketimpangan pendapatan, mengatasi ketimpangan wilayah, tindak lanjut / antisipasi pembangunan New Yogyakarta International Airport dan dukungan pembiayaan pembangunan melalui peran swasta /dunia usaha.

Masih menurut Ari, saat ini menurut BPS, di DIY mensinyalir adanya kesalahan tentang penerima bantuan sosial. Yang seharusnya layak menerima tetapi tidak menerima, demikian pula sebaliknya.

Narasumber BPKA DIY, Prambudi menyampaikan misi Gubernur tentang Panca Mulya harus menjadi payung dalam program pembangunan yang berkesinambungan. Program / kegiatan seharusnya dilakukan dengan “keroyokan” sinergi antara kabupaten/kota dan pemda DIY. Fokus dalam penanganan masalah tidak lagi pukul rata. Contoh kegiatan yang telah dilakukan adalah BKK PKH Graduasi. Sehingga tidak harus terbelenggu dengan batasan kewenangan pusat, provinsi dan kabupaten/kota.

Masih menurut Prambudi, tidak tepat jika indikator pusat yang digunakan untuk penanganan masalah dan keberhasilannya. Seharusnys indikatornya menyesuaikan dengan daerah.

Eny Herawati, Irban Sosbud Inspektirat DIY. Dalam paparannya menyampaikan bahwa selama ini, hasil pengawasan yang dilakukan sering adanya temuan berulang. Berulang pada hal yang sama. Temuan yang menjurys pada tindak pidana korupsi. Modus korupsi yg sering dilakukan adalah penyalahgunaan anggaran.

Selesai penyampaian materi dari nara sumber, seluruh peserta larut dalam diskusi. Berbagai pertanyaan dan berbagai argumen menjadi penanda hidupnya diskusi. Ini adalah langkah awal prosesi perencanaan dan keseluruhan proses kegiatan tahun 2020.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Solve : *
3 − 1 =


Marquee Powered By Know How Media.