Field Study jurusan Jahit BPRSW DIY

(Last Updated On: 17 November 2018)

Balai Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Daerah Istimewa Yogyakarta memberangkatkan 25 orang warga binaan (wabin) jurusan jahit untuk mengikuti kegiatan field study di MOERWATT Jasa Jahit Busana dan Daur Ulang Sampah di dusun Soka Martani, Merdikorejo, Tempel Sleman.

Kegiatan yg dilaksanakan pada tgl 14 November 2018 tersebut bertujuan untuk menambah ilmu dan pengalaman bagi wabin dalam bidang keterampilan jahit dan pemanfaatan limbah sampah untuk bisa dijadikan kerajinan tangan yang bernilai ekonomis.

Ibu Sri Murwati sebagai pemilik usaha menjelaskan bahwa usaha jahit tidak akan pernah mati.

“Namun kita harus punya mampu berkreasi dan memanfaatkan peluang yang ada dalam mengembangkan usaha. Usaha tidak boleh putus asa dan menyerah dengan kesulitan, namun harus berusaha mencari solusi dari hambatan yang ada tersebut,” kata Bu Sri Murwati.

Disamping bekal ilmu yang diberikan oleh narasumber tersebut, wabin mendapatkan praktek ketrampilan membuat aneka kerajinan tangan dari limbah rumah tangga seperti limbah botol minuman yang bisa disulap menjadi aneka bunga, tas dan piring buah dan lain-lain.

Semoga yang ilmu yang sedikit ini bisa menciptakan masa depan wabin yang gemilang (Prap)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Solve : *
7 + 26 =


Marquee Powered By Know How Media.