SEMUA BENTUK PELAYANAN DI DINAS SOSIAL DIY TIDAK DIPUNGUT BIAYA-MEMBANTU MASYARAKAT ADALAH KEPUASAN KAMI

10 TAHUN HILANG, AKHIRNYA KAMI MENJUMPAIMU

(Last Updated On: 1 April 2022)
(Penulis: Anisa Dyah Saraswati)

Hamid (disamarkan), lakilaki tanpa identitas yang mengaku berusia 53 Tahun yang terjaring
penertiban gelandangan dan pengemis di Kabupaten Bantul pada tanggal 11 Januari 2022
silam. Hamid diserahkan ke Camp Assesment Dinas Sosial Daerah Istimewa Yogyakarta
guna mendapatkan rehabilitasi sosial awal dengan Pendamping Sosial Anisa Dyah Saraswati,
S.Sos. Pada identifikasi awal yang dilakukan, Hamid terdapat indikasi gangguan jiwa
sehingga pendamping melakukan konsultasi ke Dokter Spesialis Kejiwaan yang berada di
Camp Assesment untuk mendapatkan tindak lanjut. Ternyata Hamid didiagnosa gangguan jiwa ringan.

Pendamping Sosial mendapatkan informasi dari hasil assessment bahwa asal usul Hamid
tidak diketahui. Seharihari Hamid tinggal ngemper dan gelandang, Hamid mengaku tidak
mengingat informasi mengenai dirinya dan keluarga. Selama di Camp Assesment, Hamid
mendapatkan rehabilitasi awal yaitu bimbingan fisik, bimbingan sosial, bimbingan mental
spiritual, perawatan, dan layanan kesehatan. Hamid merupakan seorang yang aktif dalam
mengikuti kegiatan rutin di Camp Assesment, kerap kali Hamid menjadi dominan dalam sesi
bimbingan. Pendamping melibatkan Psikolog Camp Assesment dalam menggali informasi
mengenai Hamid, tetapi Hamid tetap tidak mengetahui asal usul dari dirinya.


Pendamping Sosial berusaha untuk menggali kembali identitas Hamid, sampai pada akhir
bulan Februari lalu, Hamid mengingat dirinya berasal dari Provinsi Jawa Timur, tetapi Hamid
menyebutkan beberapa Kecamatan. Pendamping Sosial berusaha untuk terus menggali guna
mendapatkan informasi dari Hamid. Ditemukan sebuah desa di Kecamatan Badas, Kabupaten
Kediri, Provinsi Jawa Timur.

Pendamping Sosial segera melakukan penelusuran alamat yang
disebutkan Hamid. Camp Assesment Dinas Sosial Daerah Istimewa Yogyakarta menjalin
kerjasama jejaring dengan Dinas Sosial dari berbagai Kabupaten dan Kota. Pendamping
melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Kediri, kemudian dihubungkan
dengan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Badas dan Perangkat Desa
setempat. Diperoleh keterangan bahwa Hamid merupakan warga asli dari desa tersebut.
Pendamping Sosial mendapatkan banyak informasi mengenai Hamid dan keluarga.

Perangkat Desa setempat menghubungkan pendamping sosial dengan keluarga Hamid.
Terdapat informasi bahwa Hamid ternyata menghilang sejak 10 tahun silam. Selama itu,
keluarga selalu mencari keberadaan Hamid di wilayah Jawa Timur, tetapi tidak membuahkan
hasil. Keluarga Hamid kerap mendapat informasi dari kerabat dan teman mengenai
keberadaan Hamid, ditelusuri disetiap daerah di Jawa Timur dikarenakan informasi terakhir
Hamid terlihat di Kabupaten Kediri. Pada akhirnya, keluarga Hamid mengetahui Hamid
berada di Daerah Istimewa Yogyakarta setelah 10 Tahun lamanya keluarga berusaha mencari
Hamid.

Senin, 21 Maret 2022, Pendamping Sosial Camp Assesment Dinas Sosial Daerah Istimewa
Yogyakarta melakukan reintegrasi sosial dengan pemulangan Hamid ke Dinas Sosial
Kabupaten Kediri. Pendamping Sosial sebelumnya sudah melakukan koordinasi dengan
Bapak Joko Wiyono, S.Pd. selaku Kasie Tuna Sosial dan Perdagangan Orang Dinas Sosial
Kabupaten Kediri. Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Badas dan Perangkat
Desa setempat turut hadir untuk mendampingi keluarga Hamid.

Pertemuan tersebut berlangsung di ruang Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kabupaten
Kediri. Mulanya, Hamid tidak mengenali nama anggota keluarga ketika ditanyakan oleh
Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Badas, kemudian keluarga Hamid datang
dan tangisan pecah sembari saling memeluk hangat setelah 10 tahun lamanya. Suasana haru
menyelimuti perjumpaan anggota keluarga yang dirindukan kepulangannya bertahuntahun.
Pendamping Sosial Camp Assesment menguraikan kondisi Hamid kepada Kasie Tuna Sosial
dan Perdagangan Orang Dinas Sosial Kabupaten Kediri agar mendapatkan pembinaan
lanjutan, mendapatkan pengobatan lanjutan untuk diagnosa gangguan kejiwaan, serta agar
kembali menjalankan peran dan fungsi sosialnya dalam masyarakat dengan baik. Tindak
lanjut dari reintegrasi sosial yang dilakukan, Hamid mendapatkan akses kepada sumber daya
berupa pembinaan lanjutan dari desa setempat, pengurusan administrasi identitas dari desa
setempat, dan pengobatan lanjutan dari fasilitas kesehatan setempat.


4.9 19 votes
Rating Artikel
Subscribe
Notify of
guest
0 Diskusi
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar