SEMUA BENTUK PELAYANAN DI DINAS SOSIAL DIY TIDAK DIPUNGUT BIAYA-MEMBANTU MASYARAKAT ADALAH KEPUASAN KAMI-HOTLINE BANSOS COVID-19-WA : 0812 2683 9099-Email: dissosdiy.bansoscovid19@jogjaprov.go.id

DISSOS DIY DORONG PENGUATAN KELEMBAGAAN LKS-LU se-DIY

(Last Updated On: 13 April 2021)


Gunungkidul (13/04/2021) dinsos.jogjaprov.go.id – Penyelenggaraan kesejahteraan sosial merupakan upaya yang terarah, terpadu, dan berkelanjutan yang dilakukan oleh pemerintah, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam bentuk pelayanan sosial guna memenuhi kebutuhan dasar setiap warga negara, yang meliputi rehabilitasi sosial, jaminan sosial, pemberdayaan sosial, dan perlindungan sosial. Masyarakat memiliki kesempatan yang seluas-luasnya untuk berperan serta dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial. Peran masyarakat dalam pembangunan kesos dapat dilakukan baik secara perorangan, keluarga maupun kelembagaan. Peran melalui kelembagaan dapat diwujudkan dengan cara membentuk atau mendirikan organisasi (perkumpulan) sosial yang salah satunya adalah Lembaga Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia (LKS-LU). LKS-LU adalah organisasi sosial atau perkumpulan sosial yang dibentuk oleh masyarakat dimaksudkan untuk memberikan pelayanan sosial kepada lansia terlantar/miskin baik melalui sistem dalam panti maupun luar panti.

Demikian sebagaimana disampaikan Sapto Parjono, Penyuluh Sosial Madya, mewakili Dinas Sosial DIY saat memberikan arahan pada Rakor Forum Komunikasi Lembaga Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia DIY, Sabtu (10/04) di Ruang Pertemuan LKS Laku Utomo, Wareng II, Wareng, Wonosari Gunungkidul.

Sapto Parjono juga mendorong agar Forkom LKS-LU DIY membentuk jejaring antar lembaga penyelenggara pelayanan lanjut usia dalam berkolaborasi dan bersinergi, baik dengan Pemerintah, KOMDA Lansia DIY maupun  diantara sesama  anggota. Menurutnya, hal ini sangat penting sebagai salah satu upaya dalam rangka penguatan kelembagaan LKS-LU DIY.

Dikatakan lebih lanjut, dengan semakin banyaknya LKS-LU, dimana saat ini di DIY tercatat telah ada 31 LKS, baik yang sudah berbadan hukum maupun belum berbadan hukum, pihaknya berharap ke depan pelayanan kepada PMKS Lansia semakin beragam jenisnya sesuai dengan kebutuhan masing-masing lansia, sehingga bisa menjadi lebih optimal dan berdampak secara signifikan pada peningkatan kesejahteraan sosial lansia di DIY.   

Dijelaskan pula, pada saat ini untuk pengurusan ijin operasional LKS di DIY yang wilayah pelayanannya lingkupnya satu kabupaten/kota, tidak lagi sampai tingkat provinsi, tetapi terhitung sejak tanggal 1 April 2021 perijinannya diserahkan kepada Kabupaten/Kota, melaui Dinas Perijinan Kabupaten/Kota masing-masing.

Sementara itu, Ketua Forkom LKS-LU DIY, Suyanto, mengatakan kegiatan ini merupakan kegiatan rutin setiap bulan sekali, yang pelaksanaannya secara bergiliran.  Melalui kegiatan Rakor seperti ini diharapkan antar LKS-LU bisa saling sharing informasi tentang program kerja yang dilaksanakan oleh masing-masing LKS sekaligus membangun jejaring dan merumuskan serta merencanakan program kerja Forkom demi kemajuan bersama.

Selanjutnya untuk pertemuan bulan depan (Mei 2021) direncanakan akan dilaksanakan di Sekretariat Orsos Langgeng, Kebonrejo, Temon, Kulon Progo sekaligus sebagai ajang syawalan (halal bil halal) bagi segenap Pengurus LKS-LU se DIY.  

(SP

0 0 vote
Rating Artikel
Subscribe
Notify of
guest
0 Diskusi
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar